Fabio Di Giannantonio Soroti Performa Aprilia yang Menakutkan di GP Prancis

Fabio Di Giannantonio Soroti Performa Aprilia yang Menakutkan di GP Prancis
Foto: Ilustrasi Fabio Di Giannantonio Soroti Performa Aprilia yang Menakutkan di GP Prancis.

Fabio Di Giannantonio berhasil finis di posisi ke-4 dalam ajang GP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Bugatti, Le Mans. Pembalap Pertamina Enduro VR46 tersebut berada tepat di belakang tiga penunggang Aprilia yang sukses menguasai podium.

Hasil di Le Mans ini berbeda dengan GP Spanyol sebelumnya, saat Ducati mendominasi lewat kemenangan Alex Marquez dari Gresini Racing dan Di Giannantonio yang finis ketiga, seperti dilansir dari Otorider.

Pada GP Prancis, Jorge Martin dari Aprilia Racing keluar sebagai juara pertama, disusul rekan setimnya Marco Bezzecchi di posisi kedua, dan Ai Ogura dari tim Trackhouse di podium ketiga.

Keberhasilan mengamankan posisi keempat membuat Di Giannantonio menjadi penunggang Ducati tercepat. Hal ini terjadi setelah Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan dan Marc Marquez absen akibat cedera saat Sprint Race.

Meski demikian, Di Giannantonio menegaskan bahwa Ducati GP 26 miliknya tetap motor yang hebat. Performa motor tersebut terbukti saat Bagnaia dan Marc Marquez menguasai posisi pertama dan kedua pada sesi kualifikasi.

Namun, Di Giannantonio yang menjadi andalan utama Ducati pada balapan tersebut menilai bahwa motor Aprilia RS-GP saat ini berada di level yang berbeda.

"Sulit untuk mengatakannya saat ini, karena tampaknya Aprilia melakukan pekerjaan yang luar biasa," katanya kepada situs web resmi MotoGP.

"Mereka berada di level yang berbeda. Saya pikir kita harus banyak bekerja sama dengan Ducati untuk meningkatkan motor kita. Saya rasa kita berada di momen di mana paket kita bagus, tetapi itu belum cukup untuk mengalahkan mereka," ungkapnya.

"Jadi, tentu saja, beberapa minggu ke depan akan sangat penting untuk menganalisis, bekerja, dan memahami apa yang dapat kita berikan untuk meningkatkan motor kita," katanya.

"Motor Aprilia menakutkan. Namun, bagian depan motor kami tidak pernah melakukan apa yang kami inginkan. Kami kekurangan komponen; jika kami meningkatkan bagian depan, kami kehilangan sesuatu di bagian belakang, dan sebaliknya," ujarnya ketika diwawancara Sky Italy.

Di Giannantonio kini tengah menjadi pusat perhatian menyusul rumor yang menyebutkan dirinya telah sepakat untuk memperkuat KTM pada musim depan.

Saat ini Di Giannantonio berada di peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP. Ia terpaut 44 poin dari sang pemimpin klasemen, Mario Bezzecchi.

Artikel terkait

Rekomendasi