MPR RI Evaluasi Juri Cerdas Cermat 4 Pilar Usai Dinilai Tidak Konsisten

MPR RI Evaluasi Juri Cerdas Cermat 4 Pilar Usai Dinilai Tidak Konsisten
Foto: Ilustrasi MPR RI Evaluasi Juri Cerdas Cermat 4 Pilar Usai Dinilai Tidak Konsisten.

Pimpinan MPR RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penilaian Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat di Pontianak setelah dewan juri menuai kritik tajam atas ketidakkonsistenan dalam memberikan skor kepada peserta pada Senin (11/5/2026).

Kritik publik mencuat setelah beredarnya rekaman video yang menunjukkan perbedaan keputusan juri terhadap jawaban serupa dari regu C SMAN 1 Pontianak dan regu B SMAN 1 Sambas, sebagaimana dilansir dari Suara.

Ketegangan dalam perlombaan tersebut meningkat saat salah satu juri menggugurkan jawaban regu C dengan alasan artikulasi yang kurang jelas, namun justru membenarkan jawaban yang hampir identik dari regu lainnya.

Kejadian ini memicu keraguan publik terhadap profesionalitas tim penilai, termasuk dua nama juri yang bertugas yakni Muhammad Rizal dan Dra. Triyatni.

Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman merespons polemik tersebut dengan menyampaikan permohonan maaf secara tertulis atas kelalaian yang dilakukan oleh pihak dewan juri.

"Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini," kata Akbar, Wakil Ketua MPR RI.

Akbar menegaskan bahwa pihaknya segera membenahi mekanisme perlombaan agar standar penilaian dan kualitas penyelenggaraan menjadi lebih baik di masa mendatang.

"Saya melihat, Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini," tegas Akbar, Wakil Ketua MPR RI.

Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menambahkan bahwa saat ini pihak internal sedang melakukan penelusuran mendalam terkait proses penilaian yang memicu kontroversi di babak final tersebut.

"MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, kejelasan artikulasi jawaban, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, and akuntabel," jelas Siti, Sekretaris Jenderal MPR RI.

Artikel terkait

Rekomendasi