Seorang warga negara Australia ditemukan dalam kondisi memprihatinkan saat menempati sebuah bangunan kosong di kawasan Jalan Sunset Road, Legian, Kuta, Badung, Bali, pada Selasa (14/4/2026). Pria paruh baya tersebut diketahui sedang menderita luka infeksi serius pada bagian kakinya.
Kondisi pria tersebut pertama kali teridentifikasi setelah adanya koordinasi antara pihak Konsulat Australia dengan petugas keamanan setempat. Sebagaimana dilansir dari Detik Travel, warga asing itu hidup terlunta-lunta dan tidak mampu beraktivitas normal akibat gangguan kesehatan yang dialaminya.
Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta, I Wayan Suantara, menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak konsulat. Penemuan ini mengonfirmasi adanya warga asing yang membutuhkan pertolongan medis segera.
"Memang betul ditemukan seorang WNA paruh baya. Kondisi sakit. Sakit dalam artian kakinya sakit, tidak bisa jalan. Karena mungkin ada luka infeksi ya," ujarnya I Wayan Suantara, Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta.
Petugas Satpol PP yang tiba di lokasi kejadian berupaya melakukan tindakan persuasif agar pria tersebut bersedia mendapatkan perawatan medis profesional. Namun, pada awalnya upaya evakuasi tersebut tidak berjalan mulus karena adanya penolakan dari warga Australia tersebut.
"Kami berusaha untuk membujuk tamu itu untuk diajak ke rumah sakit. Kemudian tamu itu tidak mau. Memang nolak pada saat itu," ungkap I Wayan Suantara, Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta.
Suantara memberikan penegasan bahwa penolakan tersebut diduga berakar dari pengalaman traumatis yang dialami pria tersebut selama tinggal di Bali. Berdasarkan keterangan petugas, pria itu merasa dikhianati oleh seorang rekan lokal yang membawa lari sepeda motor miliknya.
"Dia punya teman lokal. Kebetulan dia punya sepeda motor juga. Itu masih dibawa sama temannya ini, teman lokal ini," katanya I Wayan Suantara, Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta.
Setelah proses mediasi yang melibatkan pihak Konsulat Australia pada Rabu (15/4), pria tersebut akhirnya bersedia untuk dipindahkan dari bangunan kosong tersebut. Saat ini, warga Australia itu telah berada di bawah penanganan medis tim dokter RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah.