Seorang perwira TNI Angkatan Udara, Eneng Kusnani, mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya perempuan yang menjabat sebagai Kepala Sektor (Kasektor) 3 Daerah Kerja Makkah pada musim haji 2026. Penugasan strategis ini terlihat saat ia memimpin penyambutan jemaah Embarkasi Makassar di Makkah pada Sabtu (2/5/2026).
Dilansir dari Cahaya, Eneng awalnya hanya berniat memberikan pengabdian diri untuk melayani para tamu Allah di Tanah Suci. Namun, pihak penyelenggara memberikan amanah besar kepadanya untuk memimpin sebuah sektor di tengah tantangan operasional yang kompleks.
"Awalnya, saya sempat berpikir, mampu atau tidak," ujarnya Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.
Sebagai prajurit dengan rekam jejak kedisiplinan yang tinggi, keraguan tersebut segera ia tepis demi menjalankan tugas negara. Prinsip keprajuritan menjadi landasan utamanya dalam menerima tanggung jawab baru di wilayah Makkah tersebut.
"Yang namanya TNI, siap tidak siap, harus siap." kata Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.
Pengabdian Eneng di Arab Saudi bukan merupakan pengalaman pertama, karena ia sebelumnya pernah bertugas pada musim haji tahun lalu. Pengalaman lapangan di lokasi berbeda menjadi modal penting baginya dalam memahami karakter pelayanan jemaah.
"Saat itu, saya bertugas di Seksus (Sektor Khusus) Nabawi," ucap Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.
Meskipun memiliki latar belakang kuat di divisi perlindungan jemaah, jabatan Kasektor menuntut kemampuan manajemen yang lebih luas. Ia kini memikul tanggung jawab yang mencakup koordinasi teknis hingga penyelesaian masalah jemaah secara mendalam.
"Di sektor, kita harus tahu dari manajemen sampai lapangan. Seluk-beluk masalah jemaah harus tahu sedetail-detailnya," jelas Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.
Dengan masa dinas militer selama 28 tahun, Eneng mengedepankan prinsip kesetaraan di antara para petugas. Ia menanggalkan sekat hierarki demi menjaga soliditas tim selama masa operasional haji yang berlangsung selama dua bulan.
"Kita semua di sini petugas, termasuk saya," ucap Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dari para personel di bawah kepemimpinannya yang mayoritas adalah laki-laki. Kolaborasi antarpetugas dinilai sangat krusial dalam menghadapi dinamika pelayanan di lapangan yang melelahkan.
"Mereka semangat sekali dan sangat membantu saya," katanya Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.
Dalam mengelola tim, Eneng menerapkan metode kepemimpinan yang adaptif dengan menyesuaikan situasi kerja. Ia tetap mempertahankan pendekatan humanis namun tidak menoleransi pelanggaran disiplin dalam bertugas.
"Untuk jadi pemimpin itu harus tarik ulur. Ada saatnya kita santai, tapi saat tugas kita harus serius," ujarnya Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.
Kedisiplinan seperti kerapian seragam dan ketepatan waktu dalam apel pagi menjadi standar baku yang ia terapkan secara ketat. Hal ini dilakukan demi menjaga reputasi dan nama baik bangsa Indonesia di mata dunia internasional.
"Jangan sampai kita mencoreng nama Indonesia," katanya Eneng Kusnani, Kasektor 3 Daker Makkah.