Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menetapkan enam orang pelajar sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang siswa meninggal dunia di Kota Bandung pada Selasa (21/4/2026). Para tersangka merupakan pelajar tingkat sekolah menengah atas.
Sebagaimana dilansir dari Kompas, penetapan status hukum tersebut dilakukan setelah serangkaian penyelidikan terkait insiden pengeroyokan yang terjadi di kawasan Cihampelas. Kasus ini bermula dari viralnya video aksi bentrok pada Jumat (13/3) malam di media sosial.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengonfirmasi perkembangan penanganan perkara maut yang melibatkan anak di bawah umur tersebut di markas kepolisian setempat.
"Kami sudah menetapkan enam tersangka yang diduga menjadi pelaku terkait peristiwa meninggalnya korban anak di bawah umur," katanya AKBP Anton, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung.
Penanganan hukum terhadap para tersangka dilakukan secara khusus mengingat kategori usia mereka yang masih di bawah umur. Pihak kepolisian juga melibatkan instansi perlindungan anak dan dinas sosial guna proses pendampingan.
"Kami berkoordinasi juga dengan pihak-pihak terkait, dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah kemudian dengan Dinas Sosial dan kemudian dengan Balai Pemasyarakatan untuk memberikan pendampingan dan pemeriksaan kepada para pelaku," ungkap AKBP Anton, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung.
Agus Ferdiana, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMAN di Bandung, menyatakan bahwa instansinya menyerahkan seluruh rangkaian proses hukum yang sedang berjalan kepada pihak yang berwajib.
"Hormati proses dari kepolisian yang sedang berjalan untuk mengungkap fakta," kata Agus Ferdiana, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMAN di Bandung.
Pihak sekolah mengimbau masyarakat luas untuk tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan rekaman visual maupun spekulasi yang belum terbukti kebenarannya. Manajemen sekolah menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif selama investigasi berlangsung.
Dalam rekaman amatir yang beredar sebelumnya, terlihat seorang remaja tergeletak di pinggir jalan setelah diduga menjadi korban pengeroyokan. Polisi saat ini terus mendalami fakta-fakta di lapangan untuk menuntaskan kasus tersebut secara profesional.