Dua perusahaan milik pengusaha Garibaldi ÔÇ£BoyÔÇØ Thohir mengalokasikan dana segar dengan total mencapai US$ 317 juta atau sekitar Rp5,1 triliun sebagai dividen final untuk para investor di Bursa Efek Indonesia.
Batas akhir untuk mendapatkan hak pembayaran keuntungan tersebut ditetapkan pada hari Senin, 27 April 2026, dilansir dari Stocksetup.
Para penanam modal wajib membeli saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) paling lambat saat tanggal cum dividen tersebut serta menyimpannya hingga waktu pencatatan resmi.
Pengalokasian keuntungan tahun buku 2025 dari ADRO bernilai total US$ 197,50 juta yang menghasilkan estimasi pembagian sekitar Rp117 per saham.
Nilai tersebut setara dengan Rp11.700 per lot saham dan mencatatkan imbal hasil mencapai 4,59 persen berdasarkan harga penutupan perdagangan yang berada di level 2.510.
Keputusan pembagian modal dari emiten energi ini mengacu pada hasil keputusan rapat internal para pemegang saham yang telah diselenggarakan beberapa waktu sebelumnya.
ÔÇ£Dividen dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham atau recording date pada 29 April 2026,ÔÇØ tulis Sekretaris Perusahaan Alamtri Resources Indonesia Maharani Cindy Opssedha.
Secara keseluruhan, ADRO sebenarnya mengucurkan total US$ 447,50 juta yang diambil dari laba bersih sepanjang 2025 sebesar US$ 447,69 juta.
Jumlah total itu sudah memperhitungkan dana senilai US$ 250 juta yang telah didistribusikan sebagai dividen interim kepada investor pada awal tahun ini.
Di sisi lain, emiten terafiliasi ADMR menyerahkan dana senilai US$ 120 juta yang diambil dari perolehan laba bersih tahun buku 2025.
Rasio pembayaran dividen tersebut setara dengan 44,25 persen dari total keuntungan bersih korporasi yang mencapai US$ 271,21 juta.
Besaran keuntungan per lembar saham yang diberikan oleh manajemen diperkirakan menyentuh angka Rp117 dengan yield dividen sebesar 6,22 persen.
ÔÇ£Sesuai dengan hasil RUPS Tahunan, total nilai dividen yang akan dibagikan sebesar US$ 120 juta,ÔÇØ tulis Sekretaris Perusahaan Alamtri Minerals Indonesia Mahardika Putranto.
Manajemen juga menyepakati alokasi satu persen keuntungan untuk pos cadangan wajib, sedangkan sisa laba dimasukkan ke dalam saldo laba ditahan korporasi.
Proses pembayaran dividen final untuk para pemegang saham ADMR dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026, sementara pembayaran bagi pemegang saham ADRO akan dilakukan pada tanggal 8 Mei 2026.