Sebanyak 23.519 jemaah dan petugas haji asal Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga hari ke-18 operasional. Berdasarkan laporan dari Cahaya, terdapat tiga jemaah yang dinyatakan meninggal dunia di sela proses penunaian ibadah tersebut pada Jumat (8/5/2026).
Data dari PPIH menunjukkan jemaah yang wafat terdiri dari Kamariyah Dul Tayib (Kloter 8) dan Abdul Wachid (Kloter 7) asal Kabupaten Pasuruan. Satu korban lainnya yakni Fajar Puja Sasmita yang tergabung dalam Kloter 11 asal Kota Malang.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad AsÔÇÖadul Anam menyampaikan rasa belasungkawa di Asrama Haji atas berpulangnya para jemaah tersebut.
"Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji asal Embarkasi Surabaya di Tanah Suci," kata Mohammad AsÔÇÖadul Anam, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya.
Anam memberikan doa bagi para jemaah yang meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah.
"Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tambahnya.
Selain laporan kematian, tercatat lima jemaah sedang dalam kondisi sakit dan dua pendamping lainnya harus menunda keberangkatan. Mereka saat ini menunggu proses pemulihan kesehatan atau ketersediaan kursi kosong pada kloter selanjutnya.
Anam menjelaskan bahwa jumlah yang telah diberangkatkan mencapai 53 persen dari total target keseluruhan sebanyak 44.080 orang. Terkait ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance (OTP), sebanyak 61 kloter dilaporkan tiba sesuai jadwal tanpa kendala.
"Alhamdulillah, hingga hari ke-18 operasional pemberangkatan berjalan lancar dan seluruh kloter yang telah diterbangkan dapat berangkat tepat waktu. Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan untuk menjaga kualitas layanan kepada jemaah," tutup Mohammad AsÔÇÖadul Anam.