Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf memberikan apresiasi terhadap operasional Embarkasi Haji Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo pada Jumat (1/5/2026) malam. Inovasi pemberangkatan jamaah melalui fasilitas hotel dinilai sebagai langkah efisiensi nasional yang dapat menekan biaya pembangunan asrama.
Pemanfaatan fasilitas hotel sebagai pengganti asrama haji konvensional dianggap mampu memangkas beban anggaran perawatan gedung yang tinggi. Sebagaimana dilansir dari Cahaya, skema ini merupakan terobosan pertama di Indonesia yang dilakukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan pujian tersebut saat melepas 357 calon haji Kloter 8 asal Bantul. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sistem ini akan dievaluasi untuk diterapkan di provinsi lain.
"Yogyakarta ini istimewa, karena menjadi yang pertama memberangkatkan jamaah calon haji melalui fasilitas hotel. Jika ini berhasil, akan saya jadikan model percontohan untuk daerah lain yang ingin membuka embarkasi tanpa harus membangun asrama haji yang mahal perawatannya," kata Mochamad Irfan Yusuf.
Selain membahas infrastruktur, Irfan Yusuf juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto agar para jamaah mendoakan keselamatan negara. Ia mengingatkan jamaah untuk menaati aturan teknis pelaksanaan ibadah demi keamanan bersama.
"Terkait teknis pelaksanaan ibadah, kami mengimbau agar jamaah tidak melakukan aktivitas di luar agenda resmi, berkaca pada kejadian kelompok jamaah yang sempat tertahan di Jabal Magnet," kata Mochamad Irfan Yusuf.
Irfan juga memberikan instruksi khusus mengenai manajemen kesehatan para jamaah. Hal ini bertujuan agar kondisi fisik tetap prima saat memasuki puncak rangkaian ibadah di tanah suci.
"Ia juga meminta jamaah calon haji fokus menjalankan ibadah wajib dan tidak memaksakan ibadah sunah agar kondisi fisik tetap terjaga menjelang puncak ibadah haji," kata Mochamad Irfan Yusuf.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melalui Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X turut memberikan arahan tertulis kepada para jamaah. Sultan menekankan pentingnya menjaga nama baik bangsa selama berada di luar negeri.
"I berharap jamaah calon haji dapat menjaga sikap dan perilaku sebagai duta bangsa yang mencerminkan nilai-nilai luhur kita. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," harap KGPPA Paku Alam X.
Dukungan atas keberadaan Embarkasi YIA juga datang dari pihak legislatif. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko menyebut kehadiran titik keberangkatan baru ini memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.
"Alhamdulillah, sekarang jamaah calon haji dari Bantul jauh lebih dekat dan murah, karena tidak perlu lagi berangkat melalui Solo. Ini adalah langkah maju yang sangat memudahkan masyarakat," kata Singgih Januratmoko.