EFL menjatuhkan sanksi diskualifikasi kepada Southampton dari final playoff promosi Championship musim ini setelah klub tersebut terbukti melakukan pengintaian ilegal terhadap sesi latihan tertutup beberapa tim lawan.
Sanksi berat ini dijatuhkan setelah Southampton kedapatan mengambil video latihan tanpa izin dari sejumlah klub, seperti Oxford United, Ipswich Town, dan Middlesbrough, sepanjang musim kompetisi berlangsung, seperti dilansir dari Suara.
Selain pembatalan hak tampil di final playoff, operator kompetisi juga memberikan hukuman tambahan berupa pengurangan empat poin kepada klub berjuluk The Saints itu untuk mengawali musim Championship berikutnya.
Skandal ini pertama kali terungkap pada 7 Mei ketika pihak Middlesbrough melaporkan aktivitas mencurigakan seorang analis Southampton, William Salt, yang kedapatan merekam sesi latihan tertutup menjelang pertandingan semifinal playoff promosi.
Berdasarkan laporan BBC, William Salt terlihat menggunakan ponsel dan headphone di area latihan Rockliffe Park, serta diduga menyiarkan langsung rekaman latihan tersebut melalui panggilan video sebelum akhirnya menghapus data ponselnya.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa Oxford United juga menjadi korban pemantauan ilegal pada Desember 2025, sementara tindakan serupa menimpa Ipswich Town pada April lalu.
Akibat keputusan EFL ini, posisi Southampton di babak final playoff promosi resmi digantikan oleh Middlesbrough yang dijadwalkan akan menghadapi Hull City di Stadion Wembley pada 23 Mei mendatang.
Di sisi lain, klub Wrexham dilaporkan turut memantau perkembangan kasus tersebut dan sedang mempertimbangkan langkah hukum karena menilai aksi spionase Southampton telah memengaruhi integritas persaingan klasemen akhir kompetisi.