Penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir dilakukan oleh Dompet Dhuafa bersama PT Dexa Medica melalui brand STIMUNO di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis, 5 Maret 2026.
Aksi kemanusiaan ini, sebagaimana dikutip dari Investortrust, diwujudkan dengan pengoperasian dapur umum yang memfasilitasi distribusi 1.000 paket makanan siap santap untuk berbuka puasa kepada warga setempat.
Selain kebutuhan pangan, para penyintas juga menerima 1.000 paket multivitamin yang terdiri dari STIMUNO Forte untuk kelompok dewasa dan STIMUNO Sirup guna menjaga daya tahan tubuh anak-anak di masa pemulihan.
Proses penyaluran bantuan kesehatan dan pangan ini dilakukan secara bertahap guna memastikan jangkauan yang merata bagi warga yang masih berada di area rentan penyakit pascabencana.
Sebanyak 500 paket berbuka puasa dialokasikan bagi warga yang berada di pengungsian Kampung Durian, sementara 500 paket sisanya diserahkan kepada masyarakat di Dusun Melati, Desa Benua Raja.
Rizki Fauzan selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Aceh menyatakan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan upaya nyata dalam mendampingi masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari dampak banjir.
"Alhamdulillah, Dompet Dhuafa berkesempatan menyalurkan bantuan dari PT Dexa Medica-STIMUNO berupa paket berbuka puasa dan paket vitamin STIMUNO. Bantuan ini menjadi bukti bahwa kami terus berupaya mendampingi para penyintas bencana di Aceh Tamiang di masa pemulihan pasca-banjir," ujar Rizki.
Komitmen Pemulihan Kesehatan Masyarakat
Penyediaan multivitamin menjadi fokus penting dalam kegiatan ini mengingat kondisi lingkungan pascabanjir cenderung meningkatkan risiko penularan berbagai jenis penyakit bagi para pengungsi.
Marcel Marius, Senior Brand Manager STIMUNO, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari agenda rutin perusahaan menjelang bulan suci Ramadan yang tahun ini diprioritaskan bagi korban bencana alam.
"Kami berharap donasi dari STIMUNO ini dapat membantu masyarakat di Aceh Tamiang untuk tetap menjaga daya tahan tubuh, terhindar dari penyakit, serta secara bertahap dapat pulih dari kondisi pascabencana," kata Marcel.
Sinergi antara lembaga filantropi dan sektor swasta ini diharapkan dapat mempercepat terpenuhinya kebutuhan dasar serta menjaga stabilitas kesehatan masyarakat di Aceh Tamiang selama masa transisi pascabanjir.