Umat Islam yang merindukan perjalanan ke Baitullah dapat mengamalkan berbagai doa dan sholawat sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kemudahan rezeki dan kesempatan berhaji bersama keluarga pada Sabtu, 18 April 2026.
Keinginan untuk berangkat haji bersama keluarga tidak hanya dipandang sebagai pelaksanaan rukun Islam, tetapi juga menjadi momen penting dalam memperkuat kebersamaan dalam dimensi spiritual. Berbagai ikhtiar dilakukan guna mewujudkan harapan tersebut.
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui laman resminya membagikan sejumlah bacaan doa yang dapat dijadikan amalan harian, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Doa-doa tersebut mencakup permohonan agar amal ibadah diterima hingga permintaan khusus agar dapat berangkat pada tahun ini.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan bersumber dari Al-Qur'an Surat Al Baqarah ayat 127-128. Ayat ini mengandung permohonan agar Allah SWT menunjukkan tata cara manasik haji yang benar.
"Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, (jadikanlah) dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu, tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan manasik (rangkaian ibadah) haji, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang." tulis kutipan ayat tersebut.
Selain doa dari Al-Qur'an, terdapat pula permohonan spesifik yang ditujukan agar umat muslim diberikan kesempatan mengunjungi rumah suci setiap tahun dalam kondisi yang terbaik.
"Ya Allah, berilah kami kesempatan untuk mengunjungi Rumah Suci-Mu dan Rasul-Mu yang Mulia tahun ini dan setiap tahunnya dalam keadaan sebaik-baiknya." bunyi doa agar naik haji tahun ini.
Selanjutnya, terdapat bacaan doa lainnya yang memiliki kemiripan substansi dengan permohonan keluarga yang berserah diri kepada Allah SWT. Doa ini menekankan pada harapan agar keturunan juga menjadi umat yang taat.
"Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, (jadikanlah) dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu, tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan manasik (rangkaian ibadah) haji, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang." tulis teks doa tersebut.
Melengkapi rangkaian ikhtiar doa, umat muslim juga dapat melantunkan sholawat haji. Sholawat ini berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus permohonan agar rahmat tersebut menjadi wasilah untuk sampai ke tanah suci.
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah sholawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam nabi-Mu, atasnya sholawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarga dan sahabat-sahabatnya." bunyi sholawat haji tersebut.
Langkah-langkah spiritual ini diyakini oleh masyarakat muslim dapat menjadi jalan pembuka pintu rezeki. Amalan ini menjadi bagian dari persiapan batin sebelum keberangkatan fisik ke tanah suci terwujud.