Mengamalkan doa agar menjadi haji mabrur merupakan anjuran penting bagi setiap jemaah yang berangkat ke Tanah Suci. Haji mabrur didefinisikan sebagai ibadah yang diterima Allah SWT serta memicu perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Dilansir dari Detikcom, permohonan doa ini sebaiknya dipanjatkan sejak sebelum keberangkatan hingga sekembalinya jemaah ke Tanah Air. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengharapan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sempurna dan bernilai di mata Tuhan.
Buku Tuntutan Manasik Haji dan Umrah dari Kementerian Haji dan Umrah RI menjelaskan bahwa predikat mabrur tidak hanya bergantung pada terpenuhinya rukun. Keikhlasan dan ketaatan selama menjalankan prosesi ibadah menjadi faktor penentu utama.
Secara lahiriah, perubahan positif dalam sikap dan perilaku jemaah setelah pulang menjadi indikator nyata kemabruran tersebut. Rasulullah SAW menegaskan bahwa balasan bagi tingkat tertinggi dalam ibadah haji ini adalah surga.
"Ϻ┘ä┘ÆÏ¡┘Ä┘è┘æ┘ŠϺ┘ä┘Æ┘à┘ÄÏ¿┘ÆÏ▒┘Å┘êÏ▒┘Å ┘ä┘Ä┘è┘ÆÏ│┘Ä ┘ä┘Ä┘ç┘Šϼ┘ÄÏ▓┘ÄϺÏí┘Å ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ÆÏ¼┘Ä┘å┘æ┘ÄÏ®┘Å"
Artinya: "Tidak ada balasan yang pantas bagi haji mabrur selain surga" (HR Al-Bukhari).
Kumpulan Doa Haji Mabrur
Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam buku Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah mencantumkan bacaan doa yang dapat diamalkan oleh para jemaah sebagai berikut:
Ï¿┘ÉÏ│┘Æ┘à┘É Ïº┘ä┘ä┘ç┘É ┘ê┘ÄϺ┘ä┘ä┘ç┘Å Ïú┘Ä┘â┘ÆÏ¿┘ÄÏ▒┘Å Ï▒┘Äϼ┘Æ┘à┘ïϺ ┘ä┘É┘äÏ┤┘æ┘Ä┘è┘ÄϺÏÀ┘É┘è┘å┘É ┘ê┘ÄÏ▒┘ÉÏÂ┘ïϺ ┘ä┘É┘ä┘æ┘ÄÏ▒┘ÆÏ¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ÏºÏ¼┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘Æ Ï¡┘Äϼ┘æ┘ïϺ ┘à┘ÄÏ¿┘ÆÏ▒┘Å┘êÏ▒┘ïϺ ┘ê┘ÄÏ│┘ÄÏ╣┘Æ┘èϺ┘ï ┘à┘ÄÏ┤┘Æ┘â┘Å┘êÏ▒┘ïϺ
Bismillaahi wallahu akbar, rajman lisysyayaathiini wa ridhan lirrahmaani allhummaj'al hajjan mabruuran wa sa'yan masykuuran.
Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, kutukan bagi segala setan dan ridha bagi Allah Yang Maha Pengasih, Ya Allah Tuhanku, jadikanlah hajiku ini haji yang mabrur dan sai yang diterima."
Selain doa tersebut, terdapat pula permohonan yang mencakup ibadah umrah dan pengampunan dosa secara menyeluruh:
Ϻ┘ä┘ä┘ç┘à Ϻϼ┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘Æ Ï¡┘Äϼ┘æ┘Ä┘å┘ÄϺ Ï¡┘Äϼ┘æ┘ïϺ ┘à┘ÄÏ¿┘ÆÏ▒┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘ïϺÏî ┘ê┘ÄÏ╣┘Å┘à┘ÆÏ▒┘ÄÏ®┘Ä┘å┘ÄϺ Ï╣┘Å┘à┘ÆÏ▒┘ÄÏ®┘ï ┘à┘ÄÏ¿┘ÆÏ▒┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘ïϺÏî ┘ê┘ÄÏ│┘ÄÏ╣┘Æ┘è┘Ä┘å┘ÄϺ Ï│┘ÄÏ╣┘Æ┘è┘ïϺ ┘à┘ÄÏ┤┘Æ┘â┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘ïϺÏî ┘ê┘ÄÏ░┘Ä┘å┘ÆÏ¿┘Ä┘å┘ÄϺ Ï░┘Ä┘å┘ÆÏ¿┘ïϺ ┘à┘ÄÏ║┘Æ┘ü┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘ïϺÏî ┘ê┘ÄÏ╣┘Ä┘à┘Ä┘ä┘Ä┘å┘ÄϺ Ï╣┘Ä┘à┘Ä┘ä┘ïϺ ÏÁ┘ÄϺ┘ä┘ÉÏ¡┘ïϺ ┘à┘Ä┘é┘ÆÏ¿┘Å┘ê┘Æ┘ä┘ïϺÏî ┘ê┘ÄϬ┘Éϼ┘ÄϺÏ▒┘ÄÏ®┘Ä┘å┘ÄϺ Ϭ┘Éϼ┘ÄϺÏ▒┘ÄÏ®┘ï ┘ä┘Ä┘å┘Æ Ï¬┘ÄÏ¿┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘ÄÏî ┘è┘ÄϺ Ï╣┘ÄϺ┘ä┘É┘à┘Ä ┘à┘ÄϺ ┘ü┘É┘ë Ϻ┘äÏÁ┘æ┘ÅÏ»┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘É Ïú┘ÄÏ«┘ÆÏ▒┘Éϼ┘Æ┘å┘ÄϺ ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘äÏ©┘æ┘Å┘ä┘Å┘à┘ÄϺϬ┘É ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘å┘æ┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘É.
Allahumaj'al hajjana hajjan mabruuraa, wa 'umratan 'umratan mabruuraa, wasa'yanaa sa'yan masykuuraa, wa dzanbanaa dzanban maghfuraa, wa 'amalanaa 'amalan shaalihan maqbuulaa, wa tijaaratan lan tabuura, yaa 'aalima maa fish shudur akhrijnaa minadzh dzhulumaati ilan nuur.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur (baik dan diterima), umrah kami umrah yang mabrur, sai kami sai yang disyukuri, doa kami dosa yang diampuni, amal kami amal saleh yang diterima dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam dada, keluarkanlah kami dari kezaliman menuju cahaya (keimanan)."
Syarat Mencapai Haji yang Mabrur
Pencapaian haji mabrur memerlukan landasan niat yang tulus hanya karena Allah SWT. Sifat pamer atau riya harus dijauhkan agar kekhusyukan tetap terjaga sepanjang perjalanan spiritual di Baitullah.
Penggunaan biaya yang halal juga menjadi syarat mutlak diterimanya ibadah tersebut. Allah SWT hanya menerima segala sesuatu yang baik, sehingga harta yang digunakan untuk ongkos naik haji harus terbebas dari unsur syubhat maupun haram.
Jemaah diwajibkan menguasai ilmu manasik agar setiap rukun, wajib, dan sunnah haji dapat dilaksanakan secara tepat. Selama berada di tanah suci, umat Islam juga dilarang keras melakukan perbuatan fasik, berkata kotor (rafats), atau berbantah-bantahan.
Pembekalan spiritual berupa ketakwaan menjadi bekal yang paling utama dibandingkan sekadar materi. Dengan menjauhi segala larangan dan memperbanyak zikir, jemaah diharapkan kembali ke tanah air dalam kondisi bersih dari dosa.