DLH Kabupaten Bekasi Berencana Bersihkan TPS Liar di Tambun Utara

DLH Kabupaten Bekasi Berencana Bersihkan TPS Liar di Tambun Utara
Foto: Ilustrasi DLH Kabupaten Bekasi Berencana Bersihkan TPS Liar di Tambun Utara.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menjadwalkan pengecekan lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang menggunung di Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Senin (27/4/2026). Langkah ini diambil setelah keberadaan limbah tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu kenyamanan lingkungan.

Koordinasi dengan petugas teknis di wilayah terkait tengah dilakukan untuk menindaklanjuti kondisi lapangan. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Megapolitan, tumpukan sampah tersebut direncanakan akan diangkut menuju tempat pembuangan akhir resmi.

Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menegaskan bahwa pengecekan lokasi merupakan langkah awal sebelum tindakan pembersihan dilakukan secara menyeluruh.

"Kami akan cek ke lokasi dulu, dan pasti ada tindakan. Seperti pengangkutan dan pembersihan titik sampah liar ke TPA Burangkeng," ujar Dedi Kurniawan, Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi.

Dedi juga memberikan penjelasan tambahan mengenai proses pengerjaan yang tidak bisa diselesaikan secara seketika. Hal ini disebabkan adanya prosedur administratif dan teknis yang melibatkan berbagai instansi terkait.

"Tentunya kami butuh waktu untuk koordinasi dan sebagainya," kata Dedi Kurniawan, Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi.

Kondisi di lokasi menunjukkan tumpukan sampah yang didominasi limbah rumah tangga seperti plastik, sisa makanan, hingga peralatan rumah tangga bekas meluber hingga ke badan jalan. Aroma busuk tercium dari jarak jauh akibat sampah yang mulai mengering dan membusuk di lahan terbuka tersebut.

Sejumlah titik di area tersebut juga memperlihatkan adanya bekas pembakaran sampah. Upaya pembakaran tersebut diduga sengaja dilakukan oleh oknum tertentu guna mengurangi volume tumpukan yang kian meluas di sisi jalan dekat pemukiman warga.

Seorang warga setempat bernama Murjaya memberikan kesaksian mengenai durasi keberadaan titik pembuangan sampah ilegal tersebut. Ia menyatakan bahwa penumpukan sampah di lokasi ini sudah terpantau sejak bertahun-tahun silam dengan volume yang terus meningkat.

"Dulu itu sampahnya tidak sebanyak ini. Kalau sekarang banyak sekali," ujar Murjaya, Warga.

Warga menduga mayoritas sampah berasal dari pihak luar yang sengaja membuang limbah secara sembunyi-sembunyi pada malam hari. Saat ini, masyarakat sekitar sangat merasakan dampak bau menyengat, terutama saat memulai aktivitas di pagi hari.

Artikel terkait

Rekomendasi