Digimap resmi meluncurkan lini laptop terbaru MacBook Neo secara serentak di Jakarta dan Bali pada Jumat, 22 Mei 2026. Laptop dari ekosistem Apple yang tampil dengan pilihan warna cerah ini ditujukan untuk membidik pasar pelajar serta pengguna baru, seperti dilansir dari Suara.
Produk teranyar ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp10 jutaan di seluruh gerai retail Digimap serta platform daring. Penjualan laptop ini juga dilengkapi dengan kolaborasi sleeve eksklusif bersama seniman lokal Muklay.
Kehadiran laptop ini langsung menarik perhatian masyarakat karena memiliki harga yang lebih ramah di kantong dibandingkan dengan seri MacBook Air atau MacBook Pro. GM Marketing Apple Business PT MAP Zona Adiperkasa, Farah Fausa Winarsih, mengonfirmasi tingginya minat masyarakat sejak produk tersebut pertama kali diumumkan.
"Antusiasnya benar-benar luar biasa, karena ini pertama kalinya kami menghadirkan produk MacBook Neo," ujar Farah saat acara peluncuran di Jakarta.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa produk ini merupakan kategori baru bagi konsumen yang menginginkan perangkat Apple dengan harga lebih terjangkau.
"Ini bisa dibilang lini baru MacBook dengan harga yang lebih affordable. Karena sebelumnya ada MacBook Air dan MacBook Pro dengan segmen pasar yang berbeda," kata Farah.
Perusahaan ritel ini menyediakan dua varian kapasitas penyimpanan untuk pasar Indonesia. Varian 13-inch MacBook Neo 256 GB dijual seharga Rp10.749.000, sedangkan varian 13-inch MacBook Neo 512 GB dibanderol Rp12.999.000.
Selain keunggulan harga, perangkat ini menawarkan variasi estetika visual yang lebih berani bagi para konsumennya.
"MacBook Neo hadir dengan warna-warna yang sangat colorful seperti blush, indigo, citrus, dan silver," ungkap Farah.
Spesifikasi dan konsep desain yang diusung oleh gawai ini sengaja disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda.
"Target audiensnya memang lebih ke younger customer," kata Farah.
Fenomena peningkatan kebutuhan gawai pada usia dini menjadi salah satu alasan utama di balik penargetan segmen pasar tersebut.
"Sekarang anak SD saja sudah mulai menggunakan laptop, iPad, dan MacBook untuk aktivitas sehari-hari," jelas Farah.
Perangkat baru ini diposisikan sebagai jembatan awal bagi masyarakat yang ingin beralih dan merasakan pengalaman digital khas ekosistem Apple.
"Buat mereka yang ingin menggunakan MacBook untuk primeira kali, MacBook Neo menjadi level entry untuk merasakan pengalaman memakai MacBook," ujarnya.
Di antara semua pilihan warna yang tersedia, varian warna Citrus menjadi model yang paling banyak dicari oleh konsumen secara global sebelum resmi mendarat di pasar domestik.
"Bahkan sebelum Neo hadir di Indonesia, banyak pelanggan sudah tahu kalau produk ini sold out di luar negeri. Jadi saat pre-order dibuka, mereka langsung buru-buru datang ke store," beber Farah.
Saat ini, MacBook Neo telah didistribusikan secara merata dan bisa didapatkan melalui 93 gerai ritel fisik Digimap di seluruh Indonesia, situs web resmi perusahaan, hingga toko resmi di platform Shopee.