Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tengah mengkaji peluang penambahan porsi investasi saham pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) pada Senin (11/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi ojek online sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana dilansir dari Market.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menjelaskan bahwa pihaknya telah memantau diskusi yang disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengenai rencana ekspansi modal tersebut. Namun, Danantara masih menunggu perkembangan fundamental sebelum menetapkan angka pasti.
"Kami sudah mengikuti pembicaraannya Pak Rosan minggu lalu. Kami sudah masuk [investasi] juga, tapi nanti kita lihat bagaimana perkembangan investasinya," ujar Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara.
Pandu menekankan bahwa setiap keputusan investasi tetap mengacu pada analisis kelayakan bisnis dan kondisi pasar terkini. Saat ini, Danantara belum menentukan besaran persentase kepemilikan saham tambahan yang akan diambil dalam waktu dekat.
"Karena kami melihatnya secara fundamental saja dari sisi investment kita itu. Belum kita pertimbangkan berapa levelnya, tapi kita akan lihat nanti situasinya," lanjut Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara.
Sebelumnya, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani telah memberikan konfirmasi pada Selasa (5/5/2026) mengenai dimulainya aksi korporasi tersebut. Danantara berencana melakukan pembelian saham GOTO secara berkelanjutan guna memperkuat posisi lembaga investasi pemerintah tersebut di sektor teknologi tanah air.
Pihak GOTO turut memberikan klarifikasi mengenai pergerakan saham perusahaan di pasar modal. Direktur & Sekretaris Perusahaan GoTo Gojek Tokopedia, R.A. Koesoemohadiani, mengungkapkan bahwa berdasarkan data media, porsi kepemilikan Danantara saat ini tercatat masih di bawah ambang batas pelaporan umum.
"Danantara membeli saham perseroan dalam jumlah kurang dari 1% dari total saham yang diterbitkan," kata R.A. Koesoemohadiani, Direktur & Sekretaris Perusahaan GoTo Gojek Tokopedia.
Manajemen GOTO menegaskan telah menjalankan kewajiban pelaporan kepemilikan saham kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Maret 2026. Informasi mengenai pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% telah dilaporkan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.
Data kepemilikan saham tersebut kini dapat dipantau oleh publik melalui pengumuman resmi dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Hingga saat ini, GOTO memastikan seluruh operasional dan pelaporan administrasi saham berjalan sesuai regulasi pasar modal.