DAMRI Operasikan Angkutan Bandara Douw Aturure Nabire Mulai 4 Mei 2026

DAMRI Operasikan Angkutan Bandara Douw Aturure Nabire Mulai 4 Mei 2026
Foto: Ilustrasi DAMRI Operasikan Angkutan Bandara Douw Aturure Nabire Mulai 4 Mei 2026.

Perusahaan Umum DAMRI resmi mengoperasikan layanan angkutan bandara di Bandara Douw Aturure, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mulai Senin (4/5/2026) guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Layanan transportasi ini menghubungkan pusat Kota Nabire dengan bandara yang menjadi titik mobilitas utama di wilayah tersebut.

Peluncuran moda transportasi publik ini menjadi solusi bagi penumpang mengingat lokasi Bandara Douw Aturure yang cukup jauh dari pusat kota. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Travel, jarak tempuh rute Kota Nabire menuju bandara adalah sekitar 15 kilometer dengan waktu perjalanan selama 45 menit.

Pihak manajemen menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan angkutan yang andal bagi warga Papua Tengah. Penegasan mengenai tujuan layanan ini disampaikan langsung oleh perwakilan perusahaan dalam rilis resminya.

"Kehadiran layanan angkutan bandara di Nabire ini merupakan upaya kami untuk memastikan masyarakat memiliki akses transportasi yang lebih mudah, terjangkau, dan andal, khususnya menuju bandara yang menjadi simpul mobilitas penting di daerah," ucap Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S.

Pemberangkatan bus dari arah Kota Nabire menuju bandara dijadwalkan setiap pukul 07.00 WIT. Sementara untuk arah sebaliknya, DAMRI menerapkan sistem penyesuaian jadwal yang akan mengikuti jam kedatangan pesawat di Bandara Douw Aturure untuk memudahkan penumpang yang baru mendarat.

Tarif yang diberlakukan untuk satu kali perjalanan ditetapkan sebesar Rp 50.000 per penumpang. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Kabupaten Nabire melalui kemudahan akses transportasi darat menuju bandara yang sebelumnya diresmikan Presiden Joko Widodo pada November 2023 tersebut.

Perusahaan menyatakan akan terus memantau efektivitas rute baru ini di lapangan. Langkah tersebut diambil guna memastikan pelayanan tetap prima dan mampu memenuhi standar kebutuhan mobilitas masyarakat setempat serta para pelaku perjalanan yang berkunjung ke Nabire.

Artikel terkait

Rekomendasi