Studi World Depopulation Ungkap Daftar Wilayah Harapan Hidup Tertinggi

Studi World Depopulation Ungkap Daftar Wilayah Harapan Hidup Tertinggi
Foto: Ilustrasi Studi World Depopulation Ungkap Daftar Wilayah Harapan Hidup Tertinggi.

Studi terbaru World Depopulation pada Maret 2026 menetapkan sejumlah kota di Eropa dan Australia sebagai wilayah dengan peluang hidup panjang terbaik di dunia bagi penduduknya yang mencapai usia 100 tahun. Penelitian ini menganalisis 100 kota berdasarkan indikator kesehatan lingkungan dan gaya hidup masyarakat setempat.

Dilansir dari Detik Health, laporan tersebut menggabungkan variabel kualitas hidup, kondisi lingkungan, tingkat merokok, obesitas, hingga aktivitas fisik lansia. Hasil riset membuktikan bahwa faktor struktural seperti sistem kesehatan memiliki pengaruh signifikan terhadap usia harapan hidup selain pilihan gaya hidup individu.

Norwegia memimpin daftar melalui Kota Bergen yang mencatatkan skor indeks umur panjang sebesar 88,87 dengan rata-rata usia penduduk hampir 84 tahun. Tingginya kualitas lingkungan dan rendahnya tingkat konsumsi rokok menjadi alasan utama capaian tersebut.

Australia menyusul di posisi kedua melalui Kota Canberra yang memiliki harapan hidup di atas 84 tahun berkat dukungan infrastruktur kesehatan yang kuat. Sementara itu, Prancis menjadi negara paling dominan dengan menempatkan Kota Nantes dan Grenoble di jajaran atas karena pola makan sehat penduduknya.

Swiss juga masuk dalam jajaran lima besar melalui Kota Bern yang unggul dalam standar keamanan pangan serta aktivitas fisik lansia. Berikut adalah daftar negara dengan populasi umur panjang berdasarkan temuan studi tersebut:

Daftar Negara dengan Populasi Umur Panjang
PeringkatNegara
1Norwegia
2Australia
3Prancis
4Swiss
5Swedia
6Jepang
7Italia
8Spanyol
9Kanada
10Belanda

Berbeda dengan dominasi Eropa, kota-kota di Amerika Serikat justru tertinggal dalam daftar ini, di mana kota kaya seperti San Jose hanya menempati peringkat ke-37. Tingginya angka obesitas dan kendala pada sistem kesehatan nasional dianggap sebagai penghambat utama.

"Satu hal yang tidak mengejutkan kami adalah betapa buruknya performa kota-kota di Amerika," sorot salah satu peneliti.

Peneliti tersebut menjelaskan bahwa konteks nasional yang lebih luas menjadi kendala bagi warga Amerika Serikat untuk mencapai usia tua. Faktor budaya makanan dan sistem kesehatan yang ada dinilai mempersulit peluang hidup melewati usia 80 atau 90 tahun jika dibandingkan dengan warga di Eropa.

"Masalahnya adalah konteks nasional yang lebih luas. Warga Amerika memiliki tingkat obesitas 42 persen dan harapan hidup yang jauh lebih pendek dibandingkan warga Eropa atau Australia. Bahkan jika Anda tinggal di kota paling sehat di Amerika, Anda tetap menjadi bagian dari budaya makanan dan sistem kesehatan yang membuat hidup melewati usia 80 atau 90 tahun jauh lebih sulit dibandingkan di Eropa." papar peneliti tersebut.

Investasi besar dalam layanan kesehatan publik dan regulasi pangan menjadi kunci utama bagi negara-negara yang berada di posisi teratas. Lingkungan yang mendukung aktivitas fisik secara struktural mempermudah masyarakat untuk tetap sehat secara otomatis.

"Bergen tidak berada di puncak daftar ini karena warganya sangat disiplin, melainkan karena kota dan negaranya membuat hidup sehat menjadi lebih mudah dilakukan dibandingkan tidak," sorot peneliti tersebut.

Studi ini menyimpulkan bahwa peluang hidup hingga usia 100 tahun sangat dipengaruhi oleh tempat tinggal yang mendukung kualitas hidup masyarakat secara sistemik.

Artikel terkait

Rekomendasi