Arab Saudi Rilis Daftar Penyakit yang Menghalangi Izin Haji 2026

Arab Saudi Rilis Daftar Penyakit yang Menghalangi Izin Haji 2026
Foto: Ilustrasi Arab Saudi Rilis Daftar Penyakit yang Menghalangi Izin Haji 2026.

Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Kesehatan telah menetapkan kriteria kesehatan khusus bagi calon jemaah yang ingin menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Sejumlah kondisi medis tertentu kini menjadi dasar otoritas setempat untuk tidak memberikan izin keberangkatan.

Kebijakan ini diambil guna meminimalisir risiko kesehatan yang fatal selama pelaksanaan ibadah di tanah suci. Dilansir dari Detikcom, terdapat daftar penyakit kronis dan kondisi fisik yang dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan jemaah maupun orang lain.

Kondisi medis yang dapat menghalangi perolehan izin haji meliputi gagal ginjal stadium lanjut yang memerlukan proses cuci darah rutin serta gagal jantung berat. Selain itu, penderita sirosis hati dan gangguan mental berat juga masuk dalam daftar pembatasan tersebut.

Otoritas kesehatan Arab Saudi turut menyoroti kondisi demensia dan kelompok usia lanjut yang sudah dalam keadaan fisik sangat lemah. Ibu hamil yang memasuki usia kehamilan tiga bulan terakhir juga tidak diperkenankan untuk berangkat.

Selain kriteria penyakit, pemerintah setempat mewajibkan calon jemaah untuk melengkapi rangkaian vaksinasi sebelum tiba di Arab Saudi. Langkah ini merupakan upaya preventif untuk mencegah penyebaran penyakit menular di tengah jutaan orang.

Vaksin meningitis meningokokus menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi. Jemaah diwajibkan menerima satu dosis vaksin quadrivalent sekurang-kurangnya 10 hari sebelum jadwal keberangkatan mereka ke tanah suci.

Vaksin COVID-19 juga tetap menjadi rekomendasi serius, terutama bagi kelompok rentan yang mencakup lansia di atas 65 tahun dan pengidap penyakit komorbid. Jemaah dianjurkan telah menerima dosis terbaru yang diberikan setelah tanggal 1 Januari 2025.

Kelompok dengan riwayat penyakit jantung, gangguan pernapasan, serta diabetes sangat disarankan untuk memastikan perlindungan vaksinasi mereka sudah sesuai standar terbaru. Hal ini bertujuan agar jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.

Persyaratan Vaksin Influenza Musiman

Pemerintah Arab Saudi juga mewajibkan vaksin influenza musiman bagi seluruh calon jemaah haji tahun ini. Otoritas menyarankan penggunaan versi vaksin paling mutakhir untuk efektivitas perlindungan yang maksimal.

Penggunaan vaksin versi terbaru ini sangat ditekankan, khususnya bagi jemaah yang menerima suntikan terakhir mereka sebelum tanggal 1 September 2025. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka penularan penyakit saluran pernapasan selama musim haji.

Seluruh regulasi ketat ini merupakan bagian dari strategi komprehensif Arab Saudi dalam menjaga kesehatan publik. Otoritas berupaya memastikan seluruh rangkaian haji terhindar dari risiko penyebaran wabah di tengah kepadatan jemaah dari berbagai penjuru dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi