PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 41 persen menjadi Rp5,8 triliun pada tahun buku 2025. Capaian positif tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Gedung Citra Marga, Jakarta pada Selasa (26/5/2026).
Pertumbuhan kinerja keuangan emiten pengelola jalan tol ini didorong oleh peningkatan volume lalu lintas serta penyesuaian tarif di beberapa ruas tol. Berdasarkan data yang dilansir dari Investor Daily, perseroan juga membukukan EBITDA sebesar Rp1,9 triliun dan laba bersih senilai Rp934 miliar di tengah ekspansi proyek strategis.
Laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan menunjukkan total aset CMNP melonjak 12 persen menjadi Rp26,7 triliun. Sementara itu, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp10,2 triliun dan ekuitas meningkat menjadi Rp16,5 triliun setelah penguatan permodalan melalui konversi Waran Seri I.
Direktur Utama CMNP, Arief Budhy Hardono menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kesinambungan usaha demi kepentingan para pemangku kebijakan.
"Perseroan berhasil menjaga kesinambungan kinerja dan mencatatkan pertumbuhan yang positif, sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Arief Budhy Hardono, Direktur Utama CMNP.
Peningkatan operasional juga diimbangi dengan rencana penerapan teknologi modern pada tahun 2026. Manajemen akan memasang sistem Weight in Motion (WIM) berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung program Zero ODOL milik Kementerian Perhubungan.
Pada sektor pembangunan infrastruktur, pihak manajemen terus mempercepat penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional yang sedang berjalan.
"saat ini Perseroan tengah fokus pada proyek Jalan Tol Harbour Road II (elevated), yang melibatkan kontraktor utama PT Wijaya Karya dan PT Girder Indonesia. Progres pekerjaaan konstruksi sampai April 2026 telah mencapai sebesar 39,39% dan progress Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Ruas Tol Cisumdawu pada KM 203+800 Jalur A & B yang ditargetkan beroperasi penuh pada akhir tahun 2026 dengan progres pembangunan yang dilaksanakan oleh PT Girder Indonesia telah mencapai 67,08%. " ujar Djoko Sapto, Direktur Operasional CMNP.
Selain menyetujui laporan tahunan, agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga menyepakati aksi korporasi baru. Pemegang saham menyetujui rencana Penawaran Umum Terbatas III dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 2.232.118.130 lembar saham untuk mendanai proyek strategis.