Cegah Makeup Flashback dengan Lima Langkah Sederhana Ini

Cegah Makeup Flashback dengan Lima Langkah Sederhana Ini
Foto: Ilustrasi Cegah Makeup Flashback dengan Lima Langkah Sederhana Ini.

Makeup flashback menjadi persoalan yang kerap merusak penampilan saat seseorang diambil foto atau videonya menggunakan lampu kilat. Masalah kosmetik ini ditandai dengan kulit yang mendadak kelihatan putih keabu-abuan atau memancarkan kilau yang tidak natural akibat paparan flash kamera.

Kandungan zat kimia seperti titanium dioxide atau silica menjadi pemicu utamanya karena sifat bahan tersebut yang memantulkan cahaya secara berlebihan. Dilansir dari Suara, efek buruk ini bisa diantisipasi melalui beberapa metode praktis, termasuk dengan menyelaraskan pilihan bedak bersama warna dasar kulit asli.

Langkah awal yang krusial sebelum menentukan jenis bedak adalah mengidentifikasi undertone kulit sendiri, apakah bertipe hangat, dingin, atau netral. Metode mendeteksinya cukup dengan memantau corak urat nadi di pergelangan tangan di bawah sinar matahari, di mana warna hijau keemasan mengindikasikan warm undertone sedangkan biru-ungu menandakan cool undertone.

Penggunaan bedak yang selaras dengan warna dasar ini akan membaur secara sempurna pada kulit wajah. Hal tersebut efektif meminimalkan risiko kilatan putih karena tidak memicu kontras warna yang mencolok saat terkena jepretan kamera.

2. Seleksi Produk Bebas Flashback

Hindari pemakaian kosmetik yang memiliki konsentrasi titanium dioxide tinggi. Sebagai alternatif, pilihlah produk yang mencantumkan keterangan bebas flashback, soft focus, atau yang memanfaatkan kandungan mika serta pewarna alami.

Bedak berjenis translucent yang mengusung formula mineral enteng umumnya jauh lebih aman ketika tertangkap lensa kamera. Sebelum membelinya, biasakan melakukan uji coba produk pada area rahang bawah lalu potret menggunakan lampu kilat untuk melihat hasilnya.

3. Aplikasikan Primer Wajah

Primer memegang peranan penting sebagai lapisan pelindung yang menyekat pori-pori agar bedak tidak langsung menempel pada permukaan kulit. Pilihlah jenis primer yang dilengkapi teknologi menyamarkan pori atau yang senada dengan undertone Anda.

Selain menjadi pembatas, primer juga berfungsi mengontrol produksi minyak berlebih pada wajah. Manfaat ini mencegah bedak menggumpal di area tertentu yang berpotensi memantulkan kilas cahaya kamera.

4. Batasi Ketebalan Bedak

Sangat tidak disarankan menyapukan bedak dalam porsi yang terlampau tebal di wajah. Atur penggunaan teknik baking kosmetik seperlunya saja, atau cukup ratakan bedak secara tipis menggunakan kuas berbulu halus.

Berikan jeda waktu sekitar satu hingga dua menit setelah memulas foundation agar mengering total sebelum ditimpa bedak. Langkah akhir, semprotkan setting spray dengan hasil akhir dewy atau natural agar riasan tidak berkesan kering menyerupai kapur.

5. Atur Pencahayaan dan Lapisan Kosmetik

Kurangi kebiasaan menumpuk terlalu banyak produk kosmetik yang mengandung pigmen putih. Saat berada di bawah sorotan lampu studio atau flash yang kuat, bubuhkan bedak hanya pada area T-zone yang memicu produksi minyak.

Bagi para kreator konten, sangat disarankan melakukan simulasi pemotretan di ruangan dengan variasi lampu berbeda sebelum memulai proses produksi video. Mengenali karakteristik kulit dan menerapkan teknik layering yang pas menjadi kunci utama untuk tampil menawan di layar kaca.

Artikel terkait

Rekomendasi