Nama Carman Lee Yeuk-tung tetap melekat di hati penggemar drama wuxia sebagai sosok Bibi Lung yang paling ikonik. Aktris asal Hong Kong kelahiran 16 Agustus 1966 ini dikenal karena kecantikannya yang abadi dan ketangguhannya dalam menghadapi dinamika kehidupan, seperti dilansir dari Media Indonesia.
Sebelum mendominasi layar kaca pada era 1990-an, Carman Lee menjalani profesi sebagai pramugari. Langkah awal di dunia akting dimulai lewat peran dalam film KillerÔÇÖs Romance (1990). Bakat menonjol membawa Carman Lee membintangi berbagai judul besar seperti The Wicked City (1992) hingga beradu akting dengan Jean-Claude Van Damme dalam film Knock Off (1998).
Puncak popularitas Carman Lee terjadi pada tahun 1995 saat memerankan Xiaolongn├╝ (Gadis Naga Kecil) atau Bibi Lung dalam serial The Return of the Condor Heroes. Adaptasi novel karya Jin Yong ini melambungkan namanya ke seluruh Asia. Interpretasi Carman Lee terhadap karakter tersebut masih dianggap sebagai salah satu yang terbaik dan paling setia pada materi asli.
Selain Bibi Lung, Carman Lee mencatatkan performa gemilang dalam Demi-Gods and Semi-Devils (1997). Setelah sempat vakum, ia kembali menyapa penggemar melalui drama populer modern seperti The Untamed (2019) dan Who Rules The World (2022).
Bangkit dari Depresi dan Fokus pada Gaya Hidup Sehat
Di balik kesuksesan, Carman Lee pernah melewati masa sulit. Ia secara terbuka menceritakan perjuangan melawan depresi akibat berakhirnya hubungan asmara jangka panjang dan duka mendalam setelah kematian ayahnya. Melalui pengobatan dan tekad kuat selama beberapa tahun, ia berhasil bangkit kembali.
Kini, menjelang usia 60 tahun atau tepatnya 59 tahun, Carman Lee menjadi inspirasi gaya hidup sehat. Penampilannya yang tetap bugar dan awet muda sering kali menuai pujian publik di media sosial. Hal ini membuktikan bahwa penuaan adalah proses alami yang bisa dijalani dengan sehat dan elegan melalui kedisiplinan, pola tidur, serta olahraga rutin.
Setelah sempat mundur dari dunia akting demi kehidupan pribadi di masa lalu, Carman Lee kini memilih fokus pada dirinya sendiri. Ia menyatakan kenyamanan hidup lajang tanpa tekanan untuk menikah. Prinsip tersebut ia bagikan kepada jutaan pengikutnya sebagai bentuk pemberdayaan diri dan kemandirian wanita di era modern.