Cara Memasak Daging Sapi Agar Empuk dan Lunak Tanpa Panci Presto

Cara Memasak Daging Sapi Agar Empuk dan Lunak Tanpa Panci Presto
Foto: Ilustrasi Cara Memasak Daging Sapi Agar Empuk dan Lunak Tanpa Panci Presto.

Memasak daging sapi sering kali menghadirkan tantangan tersendiri, terutama jika tidak ada panci presto di rumah. Persoalan yang kerap muncul adalah tekstur daging yang tetap keras atau alot walau telah direbus dalam waktu lama.

Dilansir dari Media Indonesia, penerapan teknik memasak yang tepat serta pemanfaatan bahan alami dapat menghasilkan olahan daging sapi yang lunak dan juicy. Langkah awal untuk mempermudah proses pelunakan ini bahkan dimulai sebelum daging masuk ke dalam panci.

Kunci utama agar daging cepat empuk terletak pada arah potongannya. Anda disarankan memotong daging secara melintang atau melawan arah serat otot untuk memutus serat yang panjang, sehingga lebih mudah dikunyah.

Selain itu, bagian selaput putih yang keras atau jaringan ikat (silver skin) harus disayat dan dibuang. Jaringan ikat tersebut tidak akan melunak meskipun dimasak dalam durasi yang lama.

Menggunakan Bahan Alami Pengempuk Daging

Sejumlah bahan dapur memiliki kandungan enzim protease yang mampu memecah protein daging secara alami. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan di dapur.

Daftar Bahan Alami Pengempuk Daging Sapi dan Cara Penggunaannya
Bahan AlamiCara Penggunaan
Daun PepayaBungkus daging menggunakan daun pepaya yang telah diremas selama 30 hingga 60 menit sebelum proses memasak.
Buah NanasRendam daging dengan parutan nanas muda maksimal selama 15 menit agar tekstur daging tidak hancur.
JaheLumuri permukaan daging dengan jahe parut karena enzim di dalamnya efektif melunakkan serat.

Metode Memasak "5-30-7"

Metode perebusan ini sangat populer karena dapat menghemat penggunaan gas sekaligus membuat daging empuk tanpa bantuan presto. Langkah pertama dimulai dengan merebus air sampai benar-benar mendidih.

Masukkan daging ke dalam air mendidih tersebut, lalu rebus selama 5 menit dalam kondisi panci yang tertutup rapat. Setelah itu, matikan api dan biarkan daging tetap berada di dalam panci tertutup selama 30 menit.

Pastikan tutup panci tidak dibuka sama sekali agar uap panas di dalamnya tidak keluar. Langkah berikutnya, nyalakan kembali api untuk merebus daging selama 7 menit dengan panci tetap tertutup, kemudian matikan api dan daging siap diolah.Garam sebaiknya tidak ditambahkan pada awal proses perebusan karena bisa menarik keluar cairan daging dan memicu tekstur yang kering atau keras. Tambahkan garam sewaktu daging sudah mulai melunak.

Teknik "Baking Soda" atau Velveting

Restoran oriental sering menerapkan teknik ini dengan mencampurkan sekitar 1/2 sendok teh baking soda untuk 500 gram daging ke dalam bumbu marinasi. Baking soda berfungsi meningkatkan pH permukaan daging sehingga protein tidak berikatan terlalu kuat sewaktu terkena panas.

Jika menggunakan metode konvensional dengan api kecil atau slow cooking, proses merebus daging sapi sampai empuk memerlukan waktu sekitar 2 hingga 3 hours. Sementara dengan metode 5-30-7, durasi aktif perebusan hanya memakan waktu sekitar 12 menit.

Terkait kebiasaan mencuci daging, aktivitas tersebut tidak langsung membuat daging menjadi alot. Namun, paparan air yang berlebihan dapat memengaruhi kelembapan serta tekstur daging saat dimasak, sehingga disarankan cukup menepuk-nepuk daging dengan tisu dapur.

Merendam daging dengan nanas dalam waktu semalaman sangat tidak direkomendasikan. Enzim bromelain pada buah nanas tergolong sangat kuat, sehingga perendaman yang terlalu lama justru akan menghancurkan tekstur dan menghilangkan serat daging.

Artikel terkait

Rekomendasi