Pemerintah Arab Saudi melalui otoritas terkait telah menyediakan akses pengecekan status visa haji secara daring bagi calon jemaah menjelang musim haji pada April 2026 mendatang. Fasilitas ini bertujuan untuk memastikan legalitas dokumen keberangkatan sebelum jemaah memasuki asrama haji yang dijadwalkan mulai 21 April 2026.
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, terdapat dua platform utama yang dapat digunakan untuk verifikasi data tersebut, yakni laman Ministry of Foreign Affairs (MOFA) Saudi Arabia dan portal KSA Visa. Jemaah diwajibkan menyiapkan dokumen paspor guna mengisi data nomor identitas serta kewarganegaraan pada sistem tersebut.
Proses pengecekan pada situs MOFA dilakukan dengan memasukkan nama depan sesuai paspor dan nomor paspor setelah pengguna mengubah preferensi bahasa ke bahasa Inggris. Sementara itu, platform KSA Visa menyediakan fitur 'Track Application' yang mengharuskan jemaah menginput nomor pengajuan atau nomor visa untuk melihat status terkini.
Sistem akan menampilkan data lengkap jika visa telah resmi diterbitkan, namun notifikasi 'data tidak ditemukan' akan muncul apabila proses penerbitan masih dalam tahap pengerjaan. Selain pengecekan visa, jemaah juga dapat memantau estimasi tahun keberangkatan melalui situs resmi Kementerian Haji dan Umrah dengan memasukkan nomor porsi haji.
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1447 H yang disusun Kementerian Agama, pemberangkatan gelombang I menuju Madinah akan dimulai pada 22 April 2026. Jemaah gelombang pertama dijadwalkan bergeser dari Madinah ke Makkah pada 1 Mei 2026 sebelum puncak haji dimulai.
Puncak ibadah haji atau wukuf di Arafah ditetapkan pada 26 Mei 2026, yang diikuti dengan Hari Raya Idul Adha pada 27 Mei 2026. Setelah rangkaian ibadah selesai, proses pemulangan jemaah gelombang I ke tanah air akan dimulai secara bertahap pada 1 Juni 2026.
| Tanggal | Agenda Kegiatan |
|---|---|
| 21 April 2026 | Jemaah masuk asrama haji |
| 22 April 2026 | Awal pemberangkatan gelombang I |
| 21 Mei 2026 | Akhir pemberangkatan gelombang II |
| 26 Mei 2026 | Wukuf di Arafah |
| 1 Juli 2026 | Akhir kedatangan jemaah di Indonesia |
Otoritas terkait mengimbau seluruh calon jemaah untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah guna menghindari kendala administrasi. Seluruh proses pergerakan jemaah, baik gelombang I maupun gelombang II, diproyeksikan selesai sepenuhnya pada 1 Juli 2026.