Kesiapan pemberangkatan tamu Allah dari Kabupaten Banyuwangi telah memasuki tahap akhir dengan total 1.310 orang yang terdaftar. Angka tersebut mencakup peserta kuota reguler serta jemaah lanjut usia yang didampingi pendamping khusus.
Dilansir dari Cahaya, data jumlah peserta ini masih memiliki peluang untuk bertambah seiring adanya pergerakan pada daftar tunggu. Hal ini berkaitan dengan status jemaah cadangan yang sewaktu-waktu dapat naik menjadi peserta tetap.
Kasubag TU Kemenhaj Banyuwangi, Imam Muslim, memberikan penjelasan mengenai fleksibilitas data tersebut dalam keterangannya pada Rabu (22/4/2026).
"Untuk saat ini masih tercatat 1.300-an. Jumlah ini dinamis, karena bisa bertambah ketika ada cadangan yang naik status," ujarnya.
Proses administrasi dan kesehatan bagi seluruh peserta asal Banyuwangi dilaporkan sudah mencapai 95 persen. Sebagian besar tahapan krusial seperti pemeriksaan medis menyeluruh hingga pemberian vaksinasi wajib telah dituntaskan oleh pihak terkait.
"Persiapan sudah 95 persen. Tinggal menunggu distribusi koper dari Kementerian Haji dan Umrah," kata Imam Muslim.
Fokus utama saat ini tertuju pada penyelesaian distribusi logistik berupa koper jemaah. Setelah seluruh perlengkapan diterima, proses finalisasi keberangkatan dapat dinyatakan rampung sepenuhnya sebelum memasuki jadwal pemberangkatan.
Jadwal Keberangkatan dan Pembagian Kloter
Seluruh rombongan asal kabupaten ini akan terbagi ke dalam lima kelompok terbang (kloter) yang berbeda. Plt Kepala Kemenhaj Banyuwangi, Rifan Junaidi, merinci bahwa kloter tersebut terdiri dari kloter 71, 82, 83, 84, dan 85.
Kloter 71 dijadwalkan menjadi rombongan pembuka yang berangkat pada 9 Mei 2026. Namun, kelompok ini hanya berisi delapan orang jemaah yang nantinya akan digabung dengan peserta dari wilayah kabupaten lain di Jawa Timur.
"Kloter 71 hanya delapan jemaah dan bergabung dengan kabupaten lain. Sementara kloter 82 sampai 85 seluruhnya dari Banyuwangi," urai Rifan.
Untuk empat kloter lainnya yang murni berisi masyarakat Banyuwangi, keberangkatan dijadwalkan secara serentak pada 11 Mei 2026. Para peserta ini diinstruksikan untuk mulai memasuki asrama haji pada 12 Mei 2026, sehari setelah prosesi pemberangkatan dilakukan.