Gangguan teknis dilaporkan melanda sejumlah pengguna iPhone 17 series dan iPhone Air yang menyebabkan perangkat gagal menyala kembali setelah kehabisan daya baterai pada Selasa (28/4/2026). Masalah ini tetap muncul meski ponsel telah dihubungkan ke pengisi daya kabel, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Keluhan mengenai kegagalan sistem untuk melakukan proses booting tersebut telah ramai diperbincangkan di forum daring Reddit selama beberapa bulan terakhir. Para pengguna mendapati perangkat mereka tidak responsif sepenuhnya setelah baterai mencapai titik nol persen atau habis total.
Benjamin Mayo dari 9to5Mac turut melaporkan pengalaman serupa saat menggunakan unit iPhone Air miliknya. Penegasan mengenai kegagalan pemulihan daya ini muncul setelah upaya pengisian ulang di malam hari tidak membuahkan hasil seperti biasanya.
Mayo menjelaskan bahwa perangkatnya tetap tidak memberikan respon meskipun telah dilakukan prosedur restart paksa serta penggantian kabel USB-C. Bahkan, saat dihubungkan ke perangkat Mac, ponsel tersebut tidak terdeteksi oleh aplikasi Finder, menunjukkan adanya masalah pada tingkat sistem atau perangkat keras.
Identifikasi masalah menunjukkan bug ini tersebar pada model iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air. Namun, laporan dari Mashable menyebutkan bahwa kendala ini tidak bersifat universal karena sebagian pengguna lainnya tidak mengalami gangguan serupa meski baterai habis.
Variasi masalah juga ditemukan di lapangan, di mana beberapa pemilik melaporkan ponsel mati sebelum daya mencapai 0 persen. Frekuensi kejadian pun beragam, mulai dari pengguna yang hanya mengalami satu kali gangguan hingga mereka yang merasakannya secara berulang kali.
Langkah mitigasi sementara yang telah terkonfirmasi berhasil adalah dengan menghindari penggunaan pengisi daya kabel saat kondisi ponsel mati total. Pengguna disarankan menggunakan pengisi daya nirkabel atau MagSafe selama 15 hingga 20 menit sampai perangkat mampu aktif kembali secara otomatis.
Metode penggunaan teknologi nirkabel ini dilaporkan menjadi prosedur yang juga diterapkan oleh teknisi di Apple Store. Setelah sistem berhasil melakukan reboot, pengisian daya baterai baru dapat dilanjutkan kembali menggunakan kabel secara normal.
Hingga saat ini, pihak Apple belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kegagalan fungsi tersebut. Spekulasi yang berkembang di kalangan pengguna menyebutkan adanya kebutuhan ambang batas tegangan minimum pada firmware baterai sebelum sistem dapat memulai proses booting ulang.
Pengisi daya nirkabel dinilai lebih efektif dalam memicu aliran daya pada kondisi kritis dibandingkan kabel yang terkadang membutuhkan waktu berjam-jam untuk memberikan respon. Sebagai alternatif, penggunaan adaptor dengan daya tinggi seperti milik MacBook atau pihak ketiga berdaya 65W dilaporkan cukup membantu bagi mereka yang tidak memiliki perangkat MagSafe.