BRI Siapkan Dana Tunai Rp25 Triliun Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

BRI Siapkan Dana Tunai Rp25 Triliun Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026
Foto: Ilustrasi BRI Siapkan Dana Tunai Rp25 Triliun Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyediakan pasokan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama momen Ramadan dan Idulfitri 2026. Alokasi modal tunai ini mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Langkah penurunan jumlah penyediaan kas tersebut sejalan dengan penguatan layanan digital banking perusahaan, seperti dilansir dari Investortrust.

"Persediaan kas kita siapkan tahun ini Rp 25 triliun. Ini bersumber dari saldo kas BRI ada Rp 19,7 triliun ditambah kebutuhan kas selama 7 hari masa kerja yaitu sekitar Rp 5,3 triliun. Ini dari tahun ke tahun sebenarnya turun semua karena meningkatnya pengguna layanan digital banking kita. Jadi, kalau saya boleh cerita, tahun 2024 itu kita siapkan Rp 29 triliun untuk 10 hari. Kemudian 2025 kita Rp 27 triliun siapkan itu untuk 11 hari. Nah sekarang 7 hari kita siapkan Rp sekitar 25 triliun. Tapi jangan khawatir, itu tidak kurang karena kami sudah analisa seoptimal mungkin bahwa Rp 25 triliun itu akan lebih untuk memenuhi kebutuhan kas selama Ramadan," kata Direktur Operasional BRI Hakim Putratama dalam Iftar Sahabat Pers BRI, Selasa (10/3/2026).

Hakim Putratama menjelaskan bahwa penyusutan penyediaan uang tunai merefleksikan pergeseran kebiasaan transaksi nasabah yang kian mengandalkan platform digital. Selain menyesuaikan tren pasar, kebijakan ini menjadi bagian dari efisiensi operasional internal bank.

Manajemen menilai bahwa peredaran uang fisik yang terlalu besar memicu pembengkakan biaya pengelolaan, pengamanan, serta distribusi logistik. Oleh karena itu, nasabah terus diarahkan untuk memanfaatkan pembayaran nontunai.

"Tren biaya yang kita buat adalah peningkatan satu, di QRIS, dan peningkatan penggunaan BRImo. Itu yang memberikan impact yang luar biasa terhadap penurunan ketersediaan kas. Jadi, sekarang kan semua rata-rata restoran itu pakai QRIS," katanya.

Guna menjamin kelancaran transaksi, emiten berkode saham BBRI ini menyiagakan jaringan infrastruktur yang terdiri dari 9.657 armada ATM dan CRM (mesin setor tarik), serta lebih dari 280.000 perangkat EDC. Akses ini diperluas oleh 1,2 juta Agen BRILink dan 4,6 juta titik QRIS di berbagai wilayah.

"Kami berkomitmen untuk menjaga semua jaringan yang tersedia ATM, EDC, dan kemudian CRM itu selalu dijaga di level di atas 99%, sehingga error-nya akan minimalkan. Kemudian contactcenter kita ada 24 jam ready Baik voice, non-voice, maupun self-service channel," kata Hakim.

Terkait operasional fisik, kantor cabang serta kantor kas perusahaan diatur tetap beroperasi terbatas pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Layanan dibuka dari pukul 08.00 hingga 15.00 waktu setempat khusus untuk transaksi penarikan dan penyetoran tunai.

Di samping layanan perbankan, perusahaan juga menggelar kegiatan Mudik Bersama BRI 2026 yang dijadwalkan berangkat pada Selasa, 17 Maret 2026. Fasilitas mudik ini menyediakan 100 unit bus untuk mengakomodasi sekitar 5.000 penumpang dengan rute tujuan Yogyakarta, Wonogiri, dan Surabaya.

"Kita menyediakan program mudik bersama BRI 2026. Yang akan dilaksanakan Insyaallah tahun 17 Maret 2026,ÔÇØ jelasnya.

Pihak manajemen juga mengalokasikan 75 unit bus tambahan bagi para pemudik yang mengarah balik ke area Padang, Sumatera Barat.

"Jadi, ini juga merupakan inisiatif yang mungkin bisa menjadi pelepas dahaga bagi saudara-saudara kita yang susah mendapatkan tiket dalam tujuan pulang mudik ke kampung,ÔÇØ pungkas Hakim.

Artikel terkait

Rekomendasi