PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melaksanakan pembayaran dividen tunai senilai Rp31,47 triliun atau Rp209 per saham pada Jumat, 8 Mei 2026. Pembayaran ini menyasar pemegang saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham atau subrekening efek di KSEI per 22 April 2026.
Dilansir dari Market, total dividen tahun buku 2025 mencapai Rp52,10 triliun dengan rincian Rp346 per saham. Jumlah tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp20,63 triliun yang telah disalurkan kepada investor pada 15 Januari 2026 lalu.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan masa cum date di pasar reguler dan negosiasi telah terlewati pada 20 April 2026. Berikut adalah rincian jadwal lengkap pembagian hak pemegang saham yang dirilis oleh perseroan.
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 20 April 2026 |
| Cum Dividen Pasar Tunai | 22 April 2026 |
| Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 21 April 2026 |
| Ex Dividen Pasar Tunai | 23 April 2026 |
| Recording Date | 22 April 2026 |
| Tanggal Pembayaran Dividen | 8 Mei 2026 |
Corporate Secretary BBRI Dhanny memberikan penegasan mengenai penetapan jadwal serta besaran nilai yang akan diterima oleh para investor dalam keterbukaan informasi. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari rapat umum pemegang saham tahunan.
"Perseroan akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 kepada pemegang saham sebesar Rp52,10 triliun atau Rp346 per saham," ujar Dhanny, Corporate Secretary BBRI.
Alokasi dana tersebut merujuk pada perolehan laba bersih konsolidasian tahun buku 2025 yang mencapai Rp56,65 triliun. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menekankan bahwa kebijakan ini berlandaskan pada kondisi fundamental perusahaan yang kuat.
"Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional," ujar Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.
Keputusan pembagian dividen final ini telah mengantongi restu pemegang saham melalui RUPST yang digelar pada 10 April 2026. Hery menilai langkah ini sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan nasional.
"Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional," ujar Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.