Boeing Catat Kenaikan Pendapatan dan Pangkas Rugi pada Kuartal I 2026

Boeing Catat Kenaikan Pendapatan dan Pangkas Rugi pada Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi Boeing Catat Kenaikan Pendapatan dan Pangkas Rugi pada Kuartal I 2026.

Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 18 persen menjadi 22,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 381,7 triliun pada kuartal I 2026. Berdasarkan laporan kinerja yang dirilis Rabu (22/4/2026), perusahaan berhasil menekan kerugian bersih secara signifikan di tengah proses pemulihan operasional.

Data keuangan menunjukkan kerugian bersih Boeing menyusut menjadi 7 juta dollar AS, jauh lebih rendah dibandingkan rugi 31 juta dollar AS pada periode yang sama tahun lalu. Dilansir dari Money, perbaikan ini dipicu oleh peningkatan volume pengiriman unit pada segmen pesawat komersial serta penguatan di lini bisnis pertahanan.

Presiden sekaligus CEO Boeing, Kelly Ortberg, memberikan penegasan mengenai arah kebijakan perusahaan saat ini yang mulai menunjukkan stabilitas. Pimpinan maskapai ini menilai langkah-langkah efisiensi yang diambil telah membuahkan hasil positif bagi fundamental perusahaan.

"Perusahaan kami bergerak ke arah yang benar seiring kami terus meningkatkan kinerja operasional dan melaksanakan rencana pemulihan kami," ujar Ortberg, Presiden sekaligus Chief Executive Officer Boeing.

Manajemen menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keamanan dalam setiap tahap manufaktur untuk mengembalikan kepercayaan pasar. Fokus tersebut mencakup pengawasan ketat pada lini produksi 737 MAX guna mencapai target pengiriman yang telah ditetapkan.

"Kami fokus pada peningkatan produksi secara aman, peningkatan pelaksanaan di seluruh program kami, dan pemulihan kinerja keuangan," kata Ortberg, Presiden sekaligus Chief Executive Officer Boeing.

Dalam keterangan resminya, Ortberg menyatakan bahwa komitmen terhadap rencana pemulihan jangka panjang tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan rantai pasok global. Boeing optimis dapat mempertahankan momentum ini hingga akhir tahun fiskal.

"Kami terus membuat kemajuan dalam pemulihan kami dan tetap fokus pada pelaksanaan rencana kami," ujar Ortberg, Presiden sekaligus Chief Executive Officer Boeing.

Peningkatan performa operasional terlihat dari pengiriman 143 unit pesawat komersial pada tiga bulan pertama tahun ini, naik dari 130 unit pada tahun sebelumnya. Segmen Commercial Airplanes sendiri menyumbang pendapatan sebesar 9,2 miliar dollar AS meskipun masih mencatatkan kerugian operasional akibat tantangan rantai pasok.

Unit bisnis Defense, Space & Security turut menyumbang hasil positif dengan laba operasional mencapai 233 juta dollar AS. Sementara itu, Boeing Global Services mencatat pendapatan operasi sebesar 971 juta dollar AS, tumbuh 3 persen secara tahunan meski terdapat tekanan margin setelah pelepasan unit Jeppesen.

Data Kinerja Keuangan Boeing Kuartal I 2026
Indikator KeuanganKuartal I 2026Kuartal I 2025
Pendapatan22,2 Miliar USD18,8 Miliar USD
Laba (Rugi) Bersih(7 Juta USD)(31 Juta USD)
Pengiriman Pesawat143 Unit130 Unit
Backlog Pesanan700 Miliar USD-

Boeing saat ini terus meningkatkan produksi 737 MAX menjadi 42 unit per bulan setelah mendapatkan pelonggaran dari pihak regulator. Perusahaan juga menargetkan sertifikasi untuk varian 737 MAX 7 dan MAX 10 rampung pada tahun 2026 agar pengiriman dapat dimulai tahun depan.

Artikel terkait

Rekomendasi