BMKG Tetapkan Status Waspada Hujan Lebat di Tujuh Wilayah Indonesia

BMKG Tetapkan Status Waspada Hujan Lebat di Tujuh Wilayah Indonesia
Foto: Ilustrasi BMKG Tetapkan Status Waspada Hujan Lebat di Tujuh Wilayah Indonesia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan status waspada terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di tujuh wilayah Indonesia pada Rabu (22/4/2026). Munculnya tekanan rendah di wilayah Samudra Hindia Selatan Yogyakarta dilaporkan menjadi faktor utama pemicu dinamika cuaca tersebut.

Dilansir dari Kompas, fenomena tekanan rendah ini memicu induksi low level jet di kawasan Jawa Timur, Selat Bali, serta Samudra Hindia Selatan Jawa Timur. Kondisi tersebut juga menciptakan jalur konvergensi dan konfluensi yang membentang dari Laut Flores sampai Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah.

Analisis atmosfer menunjukkan adanya potensi pembentukan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Barat Sumatera Barat yang menambah kerumitan dinamika cuaca nasional. Pihak prakirawan memantau bahwa kumpulan awan hujan akan terkonsentrasi pada area-area gangguan atmosfer tersebut.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah tekanan rendah, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut," kata prakirawan BMKG Miftah Ali.

Miftah Ali memberikan penjelasan mengenai mekanisme peningkatan curah hujan yang terjadi akibat pertemuan massa udara di wilayah terdampak. Data BMKG merinci daftar wilayah yang masuk dalam kategori waspada cuaca ekstrem hari ini.

Daftar Wilayah Status Waspada Hujan Lebat
NoWilayah Provinsi
1Sumatera Utara
2Jambi
3Kepulauan Bangka Belitung
4Jawa Barat
5Jawa Tengah
6Yogyakarta
7Jawa Timur

Selain ketujuh wilayah tersebut, BMKG menyoroti Banjarmasin sebagai satu-satunya kota besar yang menghadapi risiko hujan disertai petir. Sejumlah kota lain seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Nabire diprediksi mengalami hujan intensitas sedang, sementara Jakarta dan Surabaya berpotensi hujan ringan.

Area Indonesia bagian timur menunjukkan variasi cuaca dari hujan ringan di Makassar dan Ambon hingga kondisi berawan tebal di Manado dan Jayapura. Masyarakat diminta memantau perkembangan cuaca terbaru melalui kanal komunikasi resmi milik BMKG secara rutin.

Artikel terkait

Rekomendasi