Benjamin Sesko Terapkan Meditasi dan Visualisasi Jaga Kesehatan Mental

Benjamin Sesko Terapkan Meditasi dan Visualisasi Jaga Kesehatan Mental
Foto: Ilustrasi Benjamin Sesko Terapkan Meditasi dan Visualisasi Jaga Kesehatan Mental.

Penyerang Manchester United, Benjamin Sesko, menerapkan rutinitas harian khusus berupa meditasi dan visualisasi guna menjaga kesehatan mental serta ketajaman fokus di tengah ketatnya persaingan sepak bola modern. Pemain asal Slovenia berusia 22 tahun tersebut mengombinasikan aktivitas fisik dengan pengelolaan psikologis untuk menghadapi tekanan pertandingan, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Sesko mengawali hari dengan kebiasaan yang umum dilakukan generasinya, yaitu mengonsumsi kafein. Kebiasaan ini dilakukan secara konsisten bahkan saat dirinya sedang mendapatkan waktu istirahat dari jadwal latihan rutin klub.

"Jika saya mengambil cuti sehari, saya selalu berusaha bangun jam tujuh pagi," kata Sesko dikutip dari laman Manchester United.

Setelah bangun tidur, ia segera beralih pada latihan mental yang telah dipelajarinya selama beberapa tahun terakhir. Latihan tersebut mencakup upaya membangun gambaran kesuksesan dalam pikiran sebelum memulai kegiatan fisik.

"Jadi saya akan minum kopi, lalu saya sangat suka melakukan visualisasi dan meditasi. Saya sudah melakukan ini selama beberapa tahun, ini sudah menjadi rutinitas harian saya," lanjut Sesko.

Selain menjaga mental, ia tetap aktif bergerak dengan melakukan olahraga permainan lain seperti bola basket untuk menjaga kebugaran saat hari libur. Ia menegaskan tidak banyak mengubah pola persiapan saat hari pertandingan tiba.

"Lalu mungkin saya akan menjalani perawatan dan berolahraga di gym, jika memungkinkan. Saya suka menikmati hari libur saya. Saya suka bermain basket dan mencoba mencari cara untuk bermain sedikit, dan tetap aktif," kata Sesko.

Fokus utama Sesko saat bertanding adalah memastikan perhatiannya tidak terdistraksi oleh hal-hal di luar lapangan. Ia berusaha tetap tenang agar bisa memberikan performa maksimal bagi Manchester United.

"Saya tidak mencoba mengubah banyak hal di hari pertandingan. Saya hanya mencoba memfokuskan perhatian pada hal yang seharusnya," sambung Sesko.

Aspek pernapasan menjadi inti dari latihan ketenangan yang dijalani sang striker. Sesko menilai meditasi sangat membantu dirinya untuk tetap berada pada kondisi psikologis yang stabil.

"Jelas, meditasi saya sangat penting karena itu membuat saya tetap tenang dan berada di tempat yang seharusnya," kata Sesko.

Visualisasi dilakukan secara spesifik setiap pagi sebelum memulai aktivitas lainnya. Baginya, teknik ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari persiapan rutinnya sebagai atlet profesional.

"Meditasi lebih tentang pernapasan, hadir bersama diri sendiri. Tapi visualisasi, seperti yang baru saja Anda sebutkan, saya melakukannya setiap pagi sebelum memulai aktivitas lainnya," lanjut Sesko.

Mantan pemain RB Leipzig ini juga sering menyarankan lingkungan terdekatnya untuk mulai mempraktikkan latihan pernapasan sebagai langkah awal mengelola stres. Ia mengakui bahwa meditasi penuh bisa menjadi tantangan bagi pemula.

"Itu normal, tapi cobalah untuk melakukan latihan pernapasan, setidaknya. Kamu tidak harus melakukan meditasi karena meditasi cukup sulit untuk dilakukan karena melibatkan banyak pikiran, terutama jika kamu belum pernah terbiasa melakukannya," kata Sesko.

Artikel terkait

Rekomendasi