BEI Buka Suspensi Saham CTTH dan Hentikan Perdagangan KING

BEI Buka Suspensi Saham CTTH dan Hentikan Perdagangan KING
Foto: Ilustrasi BEI Buka Suspensi Saham CTTH dan Hentikan Perdagangan KING.

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Citatah Tbk (CTTH) mulai sesi I hari Selasa, 28 April 2026. Keputusan ini diambil setelah otoritas bursa sempat menghentikan transaksi saham tersebut akibat terjadinya lonjakan harga yang signifikan.

Langkah pembukaan kembali ini berbanding terbalik dengan nasib saham PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING). Dilansir dari Investortrust, pihak BEI memutuskan untuk menghentikan sementara atau menyuspensi aktivitas perdagangan saham KING pada pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi pertama di hari yang sama.

Pemberhentian transaksi saham KING dipicu oleh lompatan harga yang dinilai tidak wajar dalam satu bulan terakhir. Berdasarkan data resmi dari BEI, harga saham KING telah melambung lebih dari 85 persen hingga mencapai posisi Rp 462 per lembar saham.

Sementara itu, akumulasi kenaikan saham CTTH tercatat jauh lebih tinggi sebelum akhirnya disuspensi dan dibuka kembali hari ini. Nilai saham CTTH sudah melonjak melampaui 123 persen ke level Rp 161 dalam sebulan ke belakang, dengan pertumbuhan sepekan terakhir mencapai 85 persen.

Di sisi lain, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa, 28 April 2026, diperkirakan akan berada pada rentang nilai 7.000 hingga 7.240. BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan laju indeks hari ini memiliki kecenderungan untuk bergerak melemah.

Potensi penurunan ini secara teknikal dapat mengarahkan IHSG menuju penutupan area gap pada tingkat psikologis 7.000 setelah pelemahan yang terjadi kemarin. Kondisi pasar saat ini juga masih dipengaruhi oleh aksi jual saham oleh pemodal asing yang dipicu pelemahan nilai tukar rupiah dan konflik global.

Faktor eksternal lain seperti pengumuman tingkat suku bunga Bank Of Japan yang diprediksi bertahan di angka 0,75 persen turut membayangi indeks. Dinamika bursa saham Amerika Serikat juga memberikan sentimen beragam seiring melemahnya Dow Jones sebesar 0,13 persen, sementara S&P500 naik 0,12 persen dan Nasdaq menguat 0,20 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi