BCA Ubah Kebijakan Pembagian Dividen Jadi Tiga Kali Setahun

BCA Ubah Kebijakan Pembagian Dividen Jadi Tiga Kali Setahun
Foto: Ilustrasi BCA Ubah Kebijakan Pembagian Dividen Jadi Tiga Kali Setahun.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menetapkan perubahan kebijakan distribusi keuntungan melalui rencana pembagian dividen interim sebanyak tiga kali untuk tahun buku 2025. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (23/4/2026) sebagai bagian dari strategi kerja perseroan tahun ini.

Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam manajemen modal perusahaan, mengingat sebelumnya emiten berkode saham BBCA ini biasanya hanya membagikan dividen satu kali di akhir tahun. Penyaluran dividen dijadwalkan berlangsung setiap kuartal, yang akan dimulai pada periode Kuartal II 2026 antara bulan April hingga Juni mendatang.

Direktur BCA Vera Eve Lim menjelaskan bahwa inisiatif pembagian dividen hingga tiga kali dalam setahun merupakan hal yang baru pertama kali dilakukan oleh perseroan sepanjang sejarah operasionalnya.

"Biasanya kita lakukan di Desember, sekali setahun. Mulai tahun ini kita akan lakukan setiap kuartalan, akan mulai dari kuartal II, kuartal III, dan kuartal IV. Jadi ada tiga kali dividen interim," ujar Vera Eve Lim, Direktur BCA.

Manajemen menegaskan bahwa perubahan pola distribusi ini telah masuk ke dalam rencana kerja tahunan. Meskipun jadwal telah ditetapkan, perseroan masih memerlukan waktu untuk menentukan nilai nominal yang akan diterima pemegang saham pada setiap periode pembagian tersebut.

"Jadi itu belum kita putuskan, tapi itu adalah sesuai rencana kita, rencana kerja juga untuk tahun ini," tutur Vera Eve Lim, Direktur BCA.

Berdasarkan data operasional yang dilansir dari Money, rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio BCA saat ini tercatat sebesar 72 persen. Persentase tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan dengan rasio pada tahun sebelumnya yang berada di level 67,4 persen.

Kebijakan strategis mengenai frekuensi dividen ini sebelumnya telah mendapatkan lampu hijau dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 yang digelar pada 12 Maret 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyepakati pembagian dividen final senilai total Rp 41,4 triliun.

Nilai dividen final tersebut diambil dari perolehan laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp 57,5 triliun. Secara teknis, setiap pemegang satu lembar saham BBCA dipastikan akan menerima pembayaran tunai sebesar Rp 336 sebagai bagian dari dividen final tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi