Bayern Munich Singkirkan Real Madrid Setelah Kartu Merah Eduardo Camavinga

Bayern Munich Singkirkan Real Madrid Setelah Kartu Merah Eduardo Camavinga
Foto: Ilustrasi Bayern Munich Singkirkan Real Madrid Setelah Kartu Merah Eduardo Camavinga.

Bayern Munich berhasil melangkah ke babak semifinal Liga Champions setelah menundukkan Real Madrid dengan skor 4-3 pada pertandingan leg kedua di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini memastikan keunggulan agregat 6-4 bagi Die Roten setelah tim tamu kehilangan satu pemain di menit-menit akhir.

Gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga, harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai menerima kartu kuning kedua pada sisa lima menit waktu normal. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, pengusiran tersebut terjadi saat Los Blancos sebenarnya tengah memimpin kedudukan dengan skor 3-2.

Memanfaatkan keunggulan jumlah personel, Bayern Munich mencetak dua gol tambahan melalui aksi Luis Diaz dan Michael Olise untuk membalikkan keadaan. Keputusan wasit Slavko Vincic yang mengusir Camavinga memicu kemarahan para pemain Madrid seperti Arda Guler, Dani Carvajal, serta Antonio Ruediger yang memprotes kepemimpinan sang pengadil.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan penegasan bahwa kepemimpinan wasit asal Slovenia tersebut telah merusak jalannya pertandingan krusial ini. Di sisi lain, penyerang sayap Bayern Munich, Luis Diaz, menyatakan pembelaannya terhadap keputusan wasit atas insiden kartu merah tersebut.

"Hal yang sebenarnya adalah aku di dekat insiden itu," kata bintang sepakbola Kolombia ini, Luis Diaz.

Pemain yang pernah berseragam Liverpool itu menilai bahwa tindakan Camavinga yang menahan bola merupakan bentuk tindakan tidak sportif. Menurut Diaz, tindakan wasit sudah sesuai dengan aturan yang berlaku di lapangan saat itu.

"Kurasa wasit manapun akan melakukan hal yang sama kok. Dia mengambil bolanya, tidak memberikannya kepada lawan, dan si wasit membuat keputusan yang tepat. Mungkin dia memang tidak sadar kalau dia sudah mendapatkan kartu kuning sebelumnya. Rasanya memang berlebihan, tapi..." lanjut Luis Diaz.

Diaz mengakui bahwa momen tersebut menjadi titik balik yang krusial bagi kemenangan dramatis tim tuan rumah. Keunggulan jumlah pemain memberikan ruang bagi Bayern untuk terus menekan lini pertahanan Madrid hingga menit akhir pertandingan.

"Sudah jelas bahwa kartu merah itu bisa saja menentukan, karena pertandingan-pertandingan semacam ini semuanya tentang detail. Namun, kami toh sudah menang di Madrid dan mencari satu gol," lugas Luis Diaz.

Artikel terkait

Rekomendasi