Bayern Munich memastikan diri melaju ke babak semifinal Liga Champions setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 4-3 pada pertandingan perempat final leg kedua, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Hasil di Allianz Arena tersebut membawa Die Roten unggul agregat 6-4.
Kemenangan klub asal Jerman ini diwarnai aksi dramatis dari kiper veteran Manuel Neuer yang sempat melakukan kesalahan fatal di awal laga. Arda Guler memanfaatkan operan buruk Neuer untuk mencetak gol dari jarak jauh saat pertandingan baru berjalan 35 detik, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Gol kilat tersebut menjadi catatan sejarah sebagai gol tercepat yang pernah dicetak Real Madrid dalam kompetisi kasta tertinggi Eropa. Manuel Neuer mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan teknis saat mencoba mengarahkan bola kepada Josip Stanisic di sisi kanan pertahanan.
"Aku sebenarnya ingin mengoper bolanya kepada Stanisic, tapi aku tidak menendang dengan benar. Itulah masalahnya. Aku membuat sebuah operan yang sangat buruk," sebut Manuel Neuer, Kiper Bayern Munich.
Punggawa tim nasional Jerman tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kualitas penyelesaian akhir yang ditunjukkan oleh gelandang muda Real Madrid. Guler berhasil mencuri perhatian publik Munich lewat gol pembuka yang tidak terduga tersebut.
"Arda Guler menendang langsung bolanya dengan kaki kiri yang fantastis. Anda juga bisa melihatnya di gol tendangan bebasnya; dia menendang dengan sangat kuat," tutur Manuel Neuer, Kiper Bayern Munich.
Meskipun mengawali laga dengan buruk, Neuer berhasil melakukan penebusan pada babak kedua melalui aksi penyelamatan gemilang. Saat kedudukan tertinggal 2-3, ia secara impresif menepis tendangan voli Kylian Mbappe yang dilepaskan dari dalam kotak penalti.
"Kurasa itu bisa jadi momen yang menentukan. Trent mengirim crossing luar biasa yang diteruskan Mbappe dengan tendangan voli. Mungkin penyelamatan itu adalah salah satu penyelamatan klasikku," ucap Manuel Neuer, Kiper Bayern Munich.
Berkat kontribusi krusial di bawah mistar gawang tersebut, Bayern Munich mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Tim asuhan Thomas Tuchel kini dijadwalkan akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain di babak semifinal.