Dokter Spesialis Jelaskan Batas Aman Konsumsi Kopi bagi Jantung

Dokter Spesialis Jelaskan Batas Aman Konsumsi Kopi bagi Jantung
Foto: Ilustrasi Dokter Spesialis Jelaskan Batas Aman Konsumsi Kopi bagi Jantung.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Leonardo Paskah Suciadi, Sp.JP, FIHA, memaparkan kaitan antara konsumsi kopi harian dengan kesehatan kardiovaskular dalam acara Media Session Siloam Cardiac Summit 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026).

Kopi dinilai memiliki manfaat bagi pembuluh darah karena kandungan zat aktifnya, namun takaran dan cara penyajian yang tepat menjadi kunci utama agar tidak menimbulkan efek negatif. Manfaat kesehatan ini sangat bergantung pada penambahan bahan lain seperti gula dan krimer yang dapat merusak kualitas nutrisi minuman tersebut.

"Kopi itu sehat, asalkan enggak pakai gula, krimer, dan juga tidak terlalu banyak," jelas dr. Paskah, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dengan subspesialis gagal jantung.

Berdasarkan data yang dilansir dari Lifestyle, dr. Paskah memberikan perbandingan mengenai kebiasaan masyarakat di luar negeri yang mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak. Ia menyoroti perbedaan respons tubuh antarindividu terhadap asupan kafein yang masuk.

"Penelitian di Italia, tapi ini agak bias karena Orang Italia gemar kopi, mereka bisa minum 4 cangkir espresso dalam sehari dan tidak ada masalah kesehatan," ujarnya.

Meski terdapat data mengenai konsumsi empat cangkir sehari di negara tertentu, dr. Paskah menegaskan bahwa secara medis kopi hitam murni tidak berbahaya bagi organ jantung secara umum. Hal ini dikarenakan kopi murni memiliki karakteristik yang netral terhadap risiko penyakit jantung primer.

"Secara umum, kopi tidak pernah buruk buat jantung. Tapi ada beberapa orang yang sensitif terhadap kopi, terutama gangguan irama jantung, maka harus didiskusikan dengan dokter masing-masing," katanya.

Kelebihan utama kopi terletak pada kandungan antioksidan dan polifenol yang berfungsi melindungi sistem peredaran darah dari kerusakan radikal bebas. dr. Paskah menyatakan bahwa zat-zat ini yang memberikan nilai tambah bagi kesehatan kardiovaskular jika dikonsumsi secara bijak.

"Kopi itu yang istimewa adalah antioksidannya dan polifenol yang mampu melindungi pembuluh darah secara umumnya," jelas dr. Paskah.

Sensitivitas terhadap kafein tetap menjadi perhatian penting karena pada beberapa orang konsumsi kopi bisa memicu gejala jantung berdebar. Pengawasan mandiri terhadap respons tubuh diperlukan agar asupan kopi tidak mengganggu kenyamanan fisik atau memperburuk riwayat gangguan irama jantung.

Artikel terkait

Rekomendasi