PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengumumkan rencana perombakan kepemimpinan puncak dengan mencalonkan Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama yang baru. Langkah strategis ini dijadwalkan akan dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026 mendatang, sebagaimana dilansir dari Investortrust.
Perubahan susunan pengurus perseroan ini melibatkan berakhirnya masa jabatan tiga petinggi utama Danamon sekaligus. Manajemen mengonfirmasi bahwa posisi Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, dan Komisaris akan mengalami transisi pada penutupan rapat tersebut.
"Daisuke Ejima, Direktur Utama Danamon; Honggo Widjojo Kangmasto, Wakil Direktur Utama Danamon; dan Nobuya Kawasaki, Komisaris Danamon akan mengakhiri masa tugasnya efektif pada penutupan RUPST yang akan berlangsung," tulis pernyataan resmi Danamon, Jumat (6/3/2026).
Sebagai bagian dari transisi ini, Nobuya Kawasaki yang saat ini masih menduduki kursi komisaris akan diusulkan untuk mengisi posisi tertinggi eksekutif. Proses pengangkatan ini membutuhkan persetujuan formal dari para pemegang saham dalam pertemuan tersebut.
"Kemudian, Nobuya Kawasaki akan dinominasikan untuk menjadi Direktur Utama Danamon agar mendapatkan persetujuan pemegang saham," terang manajemen.
Calon nakhoda baru Danamon ini memiliki rekam jejak panjang selama lebih dari dua dekade di industri finansial global, terutama di bawah jaringan MUFG Bank sebagai pemegang saham pengendali Danamon. Kawasaki mempunyai spesialisasi kuat dalam urusan investasi strategis serta merger dan akuisisi (M&A).
Sejak April 2025, Kawasaki memegang tanggung jawab sebagai Chief Executive for Asia Pacific di MUFG Bank, Ltd. Selain itu, lulusan Sarjana dan Magister Mechanical Engineering dari Universitas Keio ini juga terlibat aktif sebagai direktur di beberapa korporasi teknologi finansial besar seperti Ascend Money dan Globe Fintech Innovations, Inc.