Genangan banjir setinggi 30 hingga 70 sentimeter merendam sedikitnya 20 RT di kawasan Jakarta Timur pada Jumat (1/5/2026) pagi. Luapan air ini melanda pemukiman warga yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kramat Jati dan Jatinegara.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur hingga pukul 07.00 WIB menunjukkan fluktuasi ketinggian air di berbagai titik lokasi terdampak, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca di area lokal serta aliran air dari hulu.
"Update sementara ya, banjir karena disebabkan lokal dan kiriman," ungkap Kasatgas BPBD Jakarta Timur, Rangga.
Meskipun air merendam puluhan wilayah rukun tetangga, petugas melaporkan bahwa aktivitas evakuasi skala besar belum diperlukan hingga saat ini. Rangga memastikan kondisi di lapangan masih terkendali tanpa ada warga yang mengungsi.
"Untuk pengungsian Nihil," jelas Rangga.
Wilayah di Kecamatan Jatinegara mencatatkan titik terdampak paling signifikan, terutama di Kelurahan Kampung Melayu yang mencapai ketinggian maksimal 70 sentimeter. Sementara itu, di wilayah Bidara Cina, ketinggian air terpantau berkisar antara 40 hingga 60 sentimeter.
| Lokasi Genangan | Ketinggian Maksimal | Waktu Pantauan |
|---|---|---|
| Jalan Jembatan 1, Balekambang | 50 Cm | 03.00 WIB |
| Jalan Seruni, Cililitan | 40 Cm | 03.00 WIB |
| Jalan Taman Harapan, Cawang | 60 Cm | 04.00 WIB |
| Jalan Baiduri Bulan, Bidara Cina | 50 Cm | 04.00 WIB |
| Jalan Tanjung Lengkong, Bidara Cina | 60 Cm | 04.00 WIB |
| Jalan Kebon Pala II RW 04, Kampung Melayu | 70 Cm | 04.00 WIB |
Kecamatan Kramat Jati juga terdampak di beberapa titik seperti Kelurahan Balekambang, Cililitan, dan Cawang dengan rata-rata genangan mulai surut perlahan sejak pukul 06.00 WIB. Selain lokasi tersebut, genangan juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya Kalibata, Jalan Tanjung Sanyang, serta kawasan Tanah Rendah di Kampung Melayu.