Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Layanan Haji untuk 35.285 Jemaah

Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Layanan Haji untuk 35.285 Jemaah
Foto: Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Layanan Haji untuk 35.285 Jemaah.

Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menyiapkan fasilitas khusus untuk melayani keberangkatan 35.285 jemaah haji pada musim 1447 Hijriah atau 2026. Seluruh proses operasional dipusatkan di Terminal 2F yang kini difungsikan sebagai pusat layanan haji terpadu mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Dilansir dari Money, jemaah yang akan berangkat melalui gerbang utama Indonesia ini berasal dari tiga wilayah embarkasi, yaitu Banten, Jakarta-Bekasi, dan Jakarta-Pondok Gede. Penerbangan tersebut dibagi ke dalam 84 kelompok terbang (kloter) untuk fase keberangkatan dan jumlah yang sama pada fase kepulangan.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penguatan koordinasi antarinstansi untuk memastikan kelancaran arus penumpang. Terminal 2F seluas 27.418 meter persegi telah disiapkan dengan kapasitas ruang tunggu mencapai 3.000 orang dan masjid untuk 800 jemaah.

"Kami telah menyiapkan alur layanan berbasis kloter di Terminal 2F serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan untuk mendukung proses keberangkatan yang tertib, lancar, dan tepat waktu," ujar Heru Karyadi, General Manager Bandara Soekarno-Hatta.

Manajemen bandara juga kembali mengaktifkan layanan Makkah Route yang dilengkapi dengan 10 konter khusus. Fasilitas ini bertujuan memangkas waktu tunggu saat tiba di Arab Saudi karena proses keimigrasian dilakukan sepenuhnya sebelum pesawat lepas landas dari Jakarta.

"Kami bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib, dan nyaman," tegas Heru Karyadi, General Manager Bandara Soekarno-Hatta.

Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Yusuf menyampaikan bahwa persiapan operasional di seluruh embarkasi di Indonesia hampir mencapai kesempurnaan. Ia menyebutkan terdapat 16 embarkasi yang disiapkan secara nasional, termasuk penambahan fasilitas di Cipondoh dan Yogyakarta.

"Insya Allah, keberangkatan jemaah dimulai tepat waktu, dan seluruh layanan telah kami siapkan dengan optimal," ujar Moch Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.

Jemaah dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada 21 April 2026 sebelum diberangkatkan secara bertahap. Puncak ibadah haji diperkirakan jatuh pada 25 hingga 26 Mei 2026 saat wukuf di Arafah, sementara proses pemulangan akan berlangsung mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi