Bandara Internasional Yogyakarta Mulai Berangkatkan Jamaah Haji 2026

Bandara Internasional Yogyakarta Mulai Berangkatkan Jamaah Haji 2026
Foto: Ilustrasi Bandara Internasional Yogyakarta Mulai Berangkatkan Jamaah Haji 2026.

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo resmi memulai operasional keberangkatan jamaah haji tahun 2026 setelah kloter pertama terbang menuju Madinah pada Selasa, 21 April 2026 malam, sebagai bagian dari total 26 kelompok terbang yang dijadwalkan hingga Mei mendatang.

Pengoperasian perdana embarkasi ini dilansir dari Cahaya melibatkan jamaah asal Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Penerbangan pertama tersebut menggunakan armada Garuda Indonesia GA 6501 tipe Airbus A330-300 yang lepas landas menuju Arab Saudi.

General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Muhammad Thamrin, memberikan rincian mengenai jadwal keberangkatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jadwal penerbangan telah ditetapkan tepat sebelum tengah malam.

"Kloter pertama jamaah calon haji DIY dan Jateng tahun 2026/1447 H telah diberangkatkan pada 21 April 2026 melalui YIA pada pukul 23.40 WIB," kata Muhammad Thamrin.

Manajemen bandara mencatat momen ini sebagai tonggak sejarah baru bagi fasilitas transportasi udara di Kulon Progo tersebut. Thamrin menegaskan status perdana operasional layanan haji di lokasi ini.

"Perjalanan jamaah calon haji ini menjadi yang pertama di Bandara Internasional Yogyakarta," katanya.

Sebanyak 360 jamaah asal Kabupaten Kulon Progo mengisi daftar manifes kloter pertama ini. Kehadiran mereka disambut langsung oleh jajaran pimpinan PT Angkasa Pura Indonesia regional setempat saat tiba di bandara.

"Kami bersyukur jamaah calon haji Kloter 1 yang berasal dari Kabupaten Kulon Progo telah berangkat menuju tanah suci dengan lancar," kata Muhammad Thamrin.

Secara keseluruhan, YIA direncanakan melayani penerbangan haji hingga 20 Mei 2026. Wilayah cakupan jamaah mencakup seluruh kabupaten/kota di DIY serta beberapa kabupaten di Jawa Tengah seperti Magelang, Kebumen, Temanggung, Wonosobo, dan Purworejo.

"Sebanyak 26 kloter tersebut berasal dari beberapa wilayah yaitu Kabupaten Kulon Progo, Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta (DIY), kemudian dari Kota Magelang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo serta Kabupaten Purworejo," katanya.

Pihak pengelola bandara juga telah mengoordinasikan kesiapan teknis dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kementerian Haji dan Umrah serta otoritas keamanan. Thamrin berharap seluruh rangkaian ibadah jamaah dapat terlaksana dengan baik.

"Kami berharap seluruh kegiatan operasional penerbangan haji perdana di YIA ini dapat berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur," katanya.

Sebagai penutup, manajemen menekankan komitmen terhadap aspek kenyamanan dan kesehatan bagi para tamu Allah selama berada di terminal keberangkatan. Hal ini merupakan bagian dari standar layanan berkelanjutan di YIA.

"Kami berkomitmen melayani sepenuh hati menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan sehat bagi perjalanan jemaah haji serta mendukung rangkaian perjalanan haji di YIA," terangnya.

Artikel terkait

Rekomendasi