Balita Selamatkan Ibu dari Kecelakaan KRL Bekasi Lewat Firasat

Balita Selamatkan Ibu dari Kecelakaan KRL Bekasi Lewat Firasat
Foto: Ilustrasi Balita Selamatkan Ibu dari Kecelakaan KRL Bekasi Lewat Firasat.

Seorang ibu berhasil terhindar dari kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, setelah menuruti larangan anaknya. Insiden ini bermula saat sang balita mengalami tantrum dan meminta ibunya menggunakan taksi daring alih-alih kereta api rutinnya.

Kisah penyelamatan nyawa ini menjadi perbincangan luas di media sosial setelah sang ibu mengunggah pengalamannya melalui akun TikTok eqiomiy yang kemudian dilansir dari Suara. Kejadian bermula sejak pagi hari ketika sang anak menunjukkan gelagat tidak biasa dengan menangis histeris saat ibunya hendak berangkat kerja.

"Mama tidak boleh kerja? Mama di sini aja sama adek ya?" ujar sang ibu lembut menenangkan buah hatinya dalam video tersebut.

Perilaku tidak biasa sang anak berlanjut hingga waktu pulang kerja tiba, di mana sang balita mendadak melarang ibunya pulang menggunakan transportasi umum. Padahal, sang ibu sudah terbiasa menggunakan layanan KRL selama empat tahun terakhir untuk rute perjalanan kerja menuju Depok.

Firasat kuat sang anak membuat sang ibu akhirnya membatalkan niatnya naik kereta dan memilih memesan taksi daring karena tangisan yang tidak kunjung reda. Langkah spontan tersebut menjauhkan mereka dari rangkaian KRL yang mengalami kecelakaan akibat adanya taksi listrik yang mogok di tengah perlintasan rel.

"Feeling adiknya kuat banget ke ibunya," tulis akun @infonesiaku.id dalam narasi unggahan tersebut.

Melalui kolom komentar, sang pemilik akun menjelaskan lebih lanjut mengenai rincian jadwal perjalanannya yang biasanya bertepatan dengan waktu kecelakaan tersebut terjadi. Pertanyaan warganet mengenai rute perjalanan rutinnya pun dijawab secara langsung oleh sang ibu untuk mengklarifikasi situasi yang dialaminya.

"Kak kamu dari Bekasi mau Depok, pulangnya mau naik KRL ke Bekasi?" tanya si netizen.

Penjelasan mengenai durasi perjalanan dan jadwal kepulangan mempertegas posisi sang ibu yang seharusnya berada di dalam kereta maut tersebut jika tidak mengikuti permintaan anaknya.

"Betul Kaka. Aku kerja di Depok naik KRL, kurang lebih dua jam perjalanan balik Depok-Bekasi Timur. Dan keretaku emang jam segitu kak untuk balik. Jadi sampe rumah bisa balik," jawab eqiomiy.

Artikel terkait

Rekomendasi