Aturan Fashion Ketat Tetap Warnai Kemewahan Festival Film Cannes 2026

Aturan Fashion Ketat Tetap Warnai Kemewahan Festival Film Cannes 2026
Foto: Ilustrasi Aturan Fashion Ketat Tetap Warnai Kemewahan Festival Film Cannes 2026.

Festival Film Cannes 2026 kembali mengukuhkan posisinya sebagai kiblat kemewahan dunia melalui parade busana glamor para bintang Hollywood di French Riviera. Acara ini dilansir dari Lifestyle tetap mempertahankan reputasi sebagai salah satu karpet merah paling ikonis dengan nuansa klasik yang sulit ditandingi.

Berbeda dengan ajang penghargaan lain yang mulai melonggarkan standar busana, Cannes tetap setia pada regulasi penampilan yang tidak tertulis namun sangat ketat. Penggunaan celana pendek dilarang keras dan sepatu hak tinggi dianggap sebagai atribut wajib bagi tamu yang hadir.

Otoritas festival kini bahkan mulai membatasi penggunaan rok yang terlalu pendek hingga gaun dengan ekor atau train berukuran besar. Aturan ini justru dinilai menjadi kunci utama yang menjaga identitas Cannes sebagai representasi glamor ala Hollywood lama.

Beberapa momen paling bersejarah di panggung ini justru lahir dari para pesohor yang berani mendobrak pakem tersebut. Sebagaimana dikutip dari Lifestyle melalui laporan HarperÔÇÖs Bazaar, aksi Madonna dengan cone bra rancangan Jean Paul Gaultier pada 1991 menjadi salah satu yang paling diingat.

Kristen Stewart juga pernah memicu diskusi luas saat melepas sepatu hak tingginya dan berjalan bertelanjang kaki di atas karpet merah pada 2018. Di sisi lain, keanggunan tetap terjaga melalui busana elegan seperti gaun biru Catherine Walker milik Putri Diana pada 1987.

Pesona Cannes 2026 juga diperkuat oleh kehadiran sosok modern seperti Bella Hadid yang konsisten mencuri perhatian lewat busana sarat pesan. Bella sebelumnya sempat menjadi sorotan dunia melalui gaun Schiaparelli dengan aksesori emas serta gaun keffiyeh merah yang membawa pesan politik kuat.

Penyanyi Yseult juga memberikan warna baru dengan mengenakan gaun Dior yang terinspirasi siluet New Look tahun 1947 sebagai bentuk penghormatan sejarah. Panggung sosial Cannes kini tidak lagi terbatas pada area pemutaran film saja selama dua minggu penuh penyelenggaraannya.

Kawasan di sepanjang French Riviera mulai dari hotel mewah hingga beach club dipenuhi oleh tokoh mode dan produser film internasional. Vogue mencatat bahwa H├┤tel Martinez, Carlton Cannes, dan Le Majestic menjadi lokasi pusat aktivitas para selebritas sebelum melangkah ke premier film.

Restoran kelas atas seperti La Petite Maison Cannes dan Zuma juga menjadi titik temu favorit bagi para tamu festival. Suasana Cannes kini bertransformasi menjadi lebih global dengan meningkatnya pengaruh dari kreator dan jenama asal Timur Tengah, sehingga festival ini tidak lagi sepenuhnya terasa Euro-sentris.

Artikel terkait

Rekomendasi