Asus Kembangkan Tablet Asus Pad Setelah Berhenti Produksi Ponsel

Asus Kembangkan Tablet Asus Pad Setelah Berhenti Produksi Ponsel
Foto: Ilustrasi Asus Kembangkan Tablet Asus Pad Setelah Berhenti Produksi Ponsel.

Vendor teknologi Asus dikabarkan tengah menyiapkan perangkat baru di segmen tablet yang diberi nama Asus Pad. Kabar ini muncul setelah perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan tidak akan lagi aktif dalam bisnis ponsel pintar.

Asus sebetulnya bukan pemain baru di pasar tablet, namun memang tidak terlalu aktif meluncurkan produk baru seperti kompetitornya. Dilansir dari Tekno, pengembangan perangkat Asus Pad ini diungkap oleh laporan outlet media Android Headlines.

Bocoran tersebut juga menyertakan gambar render serta sejumlah spesifikasi awal dari tablet tersebut. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah penggunaan teknologi layar yang mumpuni untuk kebutuhan hiburan.

Asus Pad disebut akan dibekali layar OLED dual-layer berukuran 12,2 inci dengan refresh rate mencapai 144 Hz. Layar ini dikabarkan mendukung peningkatan berbasis Dolby untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih berkualitas bagi penggunanya.

Untuk sektor audio, perusahaan asal Taiwan ini disebut menyematkan speaker stereo Dolby Atmos. Dukungan fitur-fitur ini menunjukkan bahwa Asus kemungkinan memposisikan Asus Pad sebagai perangkat yang berfokus pada segmen hiburan multimedia.

Dari sisi desain, gambar render menunjukkan perangkat ini mengusung bezel tipis dan simetris di sekeliling layar. Bodinya menggunakan rangka metal dengan sisi yang sedikit melengkung, sementara bagian belakangnya dibuat tetap datar atau flat.

Modul kamera pada bagian belakang tampak berukuran kecil yang memuat satu sensor kamera dan lampu kilat LED Flash. Asus Pad digadang-gadang hadir dengan bodi tipis berukuran 6,5 mm dan memiliki bobot sekitar 523 gram.

Daya Tahan Baterai dan Aksesori

Soal daya, Asus Pad dilaporkan akan dibekali baterai berkapasitas 9.000 mAh. Perangkat ini juga diyakini bakal mendukung fitur pengisian daya cepat, meski belum diketahui secara pasti berapa kecepatan pengisian yang ditawarkan.

Selain unit perangkat, bocoran juga memperlihatkan adanya aksesori berupa casing transparan. Casing tersebut tampak dilengkapi penyangga lipat bergaya origami yang berfungsi menopang tablet dalam berbagai sudut penggunaan di meja.

Detail lain seperti chipset, kapasitas RAM, penyimpanan internal, harga, hingga jadwal peluncuran Asus Pad masih belum diungkap. Seluruh informasi ini masih bersifat bocoran sehingga detailnya dapat berubah sewaktu-waktu saat perangkat resmi diperkenalkan.

Keputusan Meninggalkan Bisnis Ponsel

Awal tahun ini, Asus mengumumkan tidak akan lagi merilis ponsel baru. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih, dalam pertemuan akhir tahun bersama karyawan di Taipei Nangang Exhibition Centre, Taiwan.

Dalam kesempatan tersebut, Shih menegaskan bahwa Asus tidak akan memperluas bisnis smartphone maupun menghadirkan model ponsel baru ke depan. Keputusan ini berdampak pada tidak adanya Zenfone maupun ROG Phone generasi terbaru yang meluncur tahun ini.

"Asus tidak akan memperluas bisnis smartphone maupun menghadirkan model ponsel baru ke depan," kata Jonney Shih.

Meski demikian, Asus memastikan pengguna lama tetap mendapatkan dukungan karena layanan purna jual akan terus berjalan. Tekanan industri seperti kenaikan harga komponen, kelangkaan chip, hingga lesunya pasar global diyakini menjadi faktor utama keputusan tersebut.

Munculnya rumor mengenai tablet Asus Pad ini mengindikasikan bahwa perusahaan belum sepenuhnya melepas bisnis di sektor perangkat mobile meski telah meninggalkan pasar ponsel pintar.

Artikel terkait

Rekomendasi