Pemerintah Arab Saudi melalui Transport General Authority (TGA) menyiapkan lebih dari 33.000 bus dan 5.000 taksi. Armada massal ini dikerahkan untuk melayani mobilitas seluruh jamaah selama musim haji 2026, seperti dikutip dari Cahaya.
Langkah strategis tersebut merupakan bagian dari rencana operasional dan regulasi yang disusun oleh otoritas transportasi setempat. Upaya ini bertujuan demi memastikan kelancaran pergerakan jamaah di setiap tahapan ibadah haji.
TGA menjelaskan bahwa berbagai langkah pengorganisasian telah dijalankan secara terintegrasi. Pendekatan ini diambil guna mendongkrak kesiapan layanan sekaligus efisiensi operasional sepanjang musim haji berlangsung.
Melalui skema terpadu ini, otoritas terkait menyediakan moda transportasi yang bervariasi dengan tarif resmi. Struktur harga tersebut ditetapkan sesuai ketentuan regulasi dan pengawasan ketat demi menjamin kualitas serta keselamatan para jamaah.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa kesediaan puluhan ribu armada bus dan taksi ini diharapkan mampu menyokong pengalaman perjalanan yang aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan jamaah haji dari berbagai belahan dunia.
Fokus Mobilitas di Kawasan Masyair
Seluruh armada transportasi nantinya difokuskan untuk mempermudah pergerakan jamaah di antara titik-titik utama di Makkah. Jalur operasional mencakup kawasan masyair, termasuk fase puncak menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Dalam beberapa tahun belakangan, infrastruktur dan sistem transportasi makro terus diperkuat oleh pihak kerajaan. Upaya masif ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kuantitas jamaah yang hadir pada setiap musimnya.
Kebijakan penguatan armada tersebut menjadi bagian integral dari komitmen jangka panjang otoritas setempat. Fokus utamanya adalah meningkatkan mutu pelayanan bagi para tamu Allah dari seluruh dunia.