Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kepastian ini disampaikan di tengah dinamika situasi regional guna memberikan ketenangan bagi calon jamaah.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, menyampaikan jaminan tersebut saat melangsungkan pertemuan dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar, pada Kamis (16/4/2026). Sebagaimana dilansir dari Nasional, pihak kedutaan menyebut tidak ada kendala dalam persiapan teknis.
"Sekali lagi ditegaskan bahwa pelaksanaan haji tahun ini akan berjalan sesuai rencana. Tidak ada masalah," kata Faisal Abdullah Al Amoudi, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia.
Selain memberikan kepastian jadwal, pertemuan tersebut juga menjadi momentum bagi kedua tokoh untuk mendoakan kelancaran bagi para jamaah Indonesia yang akan berangkat ke Tanah Suci. Faisal berharap proses ibadah nantinya memberikan hasil yang maksimal bagi setiap individu.
"Semoga jamaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman dan nyaman serta memperoleh pahala yang setimpal," kata Faisal Abdullah Al Amoudi, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia.
Ketua Umum MUI Anwar Iskandar mengapresiasi kebijakan Arab Saudi yang senantiasa memberikan prioritas dan penghormatan bagi umat Islam dari Indonesia. Ia turut menitipkan pesan agar seluruh elemen terkait dapat menjaga marwah lokasi peribadatan tersebut.
Dukungan senada juga datang dari Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dalam keterangannya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026), ia menegaskan bahwa otoritas Saudi memberikan jaminan keamanan penuh meskipun terdapat gejolak di kawasan Timur Tengah.
"Sampai dengan hari ini, pemerintah Kerajaan Saudi Arabia memastikan semuanya baik-baik saja. Semuanya bisa dikendalikan dan mereka menjamin proses perhajian tahun ini bisa berjalan dengan baik," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Dahnil meyakini bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah haji akan dihormati oleh pihak-pihak yang terlibat konflik global saat ini. Menurutnya, pesan universal dari prosesi haji mencakup aspek perdamaian dan perlindungan terhadap seluruh makhluk hidup.
"Haji itu sejatinya bawa pesan perdamaian, ada pesan kesetaraan, ada pesan perlindungan terhadap perempuan, ada pesan tidak menyakiti, bahkan tumbuh-tumbuhan dan hewan tidak boleh disakiti," ucap Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah.