Pabrikan Aprilia berhasil menyapu bersih podium pada seri MotoGP Perancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu, 10 Mei 2026. Dominasi ini memperkuat posisi Aprilia di puncak klasemen sementara untuk kategori pebalap, pabrikan, dan tim musim ini.
Dilansir dari Otomotif, Aprilia telah memenangkan empat dari lima seri awal musim 2026 menggunakan motor RS-GP. Performa impresif tersebut tidak hanya ditunjukkan oleh tim pabrikan, tetapi juga didukung oleh pencapaian tim satelit yang konsisten berdiri di atas podium.
Manajer Tim Aprilia Racing, Paolo Bonora, memberikan tanggapan terkait performa dominan timnya di awal musim ini. Penegasan diberikan bahwa pihak manajemen belum ingin mengeklaim keunggulan mutlak atas tim kompetitor lainnya meskipun hasil di lintasan menunjukkan tren positif.
"Belum. Kami belum mencapai apa pun saat ini. Kami hanya memiliki satu tujuan di akhir kejuaraan, dan satu-satunya cara, jujur saja, dan kami yakin ini cara yang tepat, adalah tidak membebani para pebalap kami dengan ekspektasi apa pun," ujar Bonora.
Bonora menjelaskan bahwa strategi tim adalah menjaga mentalitas pebalap agar tetap fokus pada proses kerja harian. Langkah ini diambil guna menghindari tekanan berlebih sebelum kompetisi benar-benar berakhir di penghujung musim nanti.
"Kami tidak membebani para pebalap kami sejak Rabu dan Kamis dalam pertemuan rutin yang kami adakan bersama keduanya. Kami mengatakan dengan jelas, ÔÇÿIni adalah balapan lain, pertahankan cara kerja yang sama seperti yang kalian lakukan di balapan sebelumnya, dan kami belum mencapai apa pun saat ini, jadi tolong berhati-hatilah, bersabarlah, kami sepenuhnya percaya pada kalian, dan teruslah bekerjaÔÇÖ," kata Bonora.
Persaingan perebutan gelar juara dunia saat ini mengerucut pada dua pebalap Aprilia, yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Keduanya menunjukkan konsistensi tinggi dalam mengumpulkan poin pada lima seri perdana yang telah dilalui.
Hingga balapan di Le Mans berakhir, Marco Bezzecchi masih menduduki posisi puncak klasemen sementara. Jorge Martin membayangi di posisi kedua dengan selisih jarak hanya terpaut satu poin dari rekan satu pabrikannya tersebut.