Apakah Durian Picu Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Mengejutkan Guru Besar IPB 2026

Apakah Durian Picu Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Mengejutkan Guru Besar IPB 2026
Foto: Apakah Durian Picu Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Mengejutkan Guru Besar IPB 2026. (Illustration by Pexels)

Durian seringkali dituding sebagai penyebab utama melonjaknya kadar kolesterol dalam tubuh karena kandungan lemaknya yang tinggi. Namun, anggapan ini diluruskan oleh Profesor Ali Khomsan, seorang pakar dari Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University.

Melalui kanal YouTube IPB TV, Prof. Ali menegaskan bahwa durian bukanlah pemicu langsung kolesterol tinggi bagi individu yang sehat. Durian justru merupakan buah yang sangat kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Kandungan Nutrisi dalam Buah Durian

Sebagai buah yang dijuluki sebagai raja buah atau king of fruits, durian memiliki profil nutrisi yang sangat beragam. Di dalamnya terkandung berbagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan tepat.

Berikut adalah beberapa kandungan nutrisi utama yang terdapat di dalam daging buah durian:

  • Karbohidrat dan gula sebagai sumber energi instan.
  • Serat yang baik untuk membantu melancarkan sistem pencernaan.
  • Vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dan penjaga daya tahan tubuh.
  • Kalium yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi jantung.
  • Lemak tak jenuh yang merupakan jenis lemak nabati yang lebih sehat.

Meskipun mengandung lemak, jenis lemak yang ada pada durian umumnya adalah lemak tak jenuh yang lazim ditemukan pada sumber pangan nabati lainnya. Hal inilah yang mendasari mengapa durian tidak secara otomatis merusak kadar lemak darah orang sehat.

Hubungan Durian dengan Kondisi Kolesterol

Prof. Ali menjelaskan bahwa masalah kolesterol tinggi biasanya tidak terjadi secara instan setelah mengonsumsi satu jenis makanan. Kondisi ini lebih sering disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang dalam jangka waktu yang cukup lama.

Bagi orang yang sudah didiagnosis memiliki kolesterol tinggi, konsumsi durian memang harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pasalnya, tubuh yang sudah mengalami masalah kolesterol cenderung lebih sensitif terhadap berbagai asupan makanan.

Bagi mereka yang memiliki riwayat medis tersebut, sangat disarankan untuk membatasi porsi durian guna menghindari risiko penyakit jantung koroner. Prinsip kewaspadaan dan konsumsi secukupnya menjadi kunci utama bagi pengidap kolesterol tinggi.

Mengapa Sebagian Orang Merasa Pusing Setelah Makan Durian?

Banyak orang mengeluhkan rasa pusing atau sakit kepala setelah menikmati durian dan sering kali menyalahkannya pada kolesterol. Namun, Prof. Ali memberikan penjelasan medis yang berbeda mengenai fenomena tersebut.

Rasa pusing tersebut sebenarnya dipicu oleh kombinasi kandungan gula, kalium, serat, dan lemak yang cukup tinggi dalam durian. Selain itu, durian bersifat hipertermik yang memberikan sensasi panas pada tubuh setelah dikonsumsi.

Berikut adalah ringkasan fakta mengenai konsumsi durian yang sehat menurut pakar:

Aspek Penjelasan Pakar
Batas Konsumsi Aman Sekitar 100 gram daging buah per hari.
Kandungan Unggulan Kaya akan Vitamin C, setara dengan jeruk atau jambu biji.
Efek Samping Dapat memicu sensasi panas (hipertermik) dan pusing jika berlebihan.
Target Konsumen Orang sehat bisa mengonsumsi dengan bebas namun tetap wajar.

Tabel di atas menunjukkan bahwa durian sebenarnya memiliki manfaat kesehatan yang setara dengan buah populer lainnya jika dikonsumsi sesuai aturan. Salah satunya adalah sebagai sumber Vitamin C alami yang sangat baik bagi kesehatan kulit dan imun.

Sebagai penutup, Prof. Ali menyarankan agar masyarakat tidak perlu takut mengonsumsi durian selama porsinya tetap terkontrol. Keseimbangan dalam pola makan tetap menjadi faktor terpenting agar manfaat nutrisi durian bisa terserap optimal tanpa mengganggu kesehatan.

Artikel terkait

Rekomendasi