Manajer Bournemouth Andoni Iraola dipastikan bakal mengakhiri masa jabatannya di Vitality Stadium pada penghujung musim kompetisi Premier League yang dijadwalkan berakhir pada Mei 2026. Keputusan perpisahan ini telah disepakati oleh kedua belah pihak meskipun kontrak pria asal Spanyol tersebut baru akan kedaluwarsa pada musim panas tahun depan.
Melansir laporan dari Detik Sport, manajemen Bournemouth sebenarnya memiliki ketertarikan untuk menyodorkan perpanjangan kontrak bagi pelatih berusia 43 tahun itu. Namun, Iraola dan pihak klub akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan kerja sama setelah menghabiskan waktu sejak tahun 2023.
Selama memimpin The Cherries, mantan pelatih Rayo Vallecano ini berhasil mencatatkan statistik yang cukup stabil dengan raihan 44 kemenangan, 37 hasil imbang, dan 44 kekalahan dalam 121 pertandingan. Prestasi puncaknya terjadi pada musim lalu saat ia mengantar Bournemouth finis di peringkat ke-12 dengan total 48 poin.
Angka 48 poin tersebut merupakan rekor perolehan poin tertinggi yang pernah diraih klub sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di kasta tertinggi Liga Inggris. Selain prestasi secara kolektif, Iraola juga dikenal mampu mengembangkan potensi pemain muda di skuatnya, termasuk mengorbitkan penyerang Antoine Semenyo.
Kabar hengkangnya Iraola memicu spekulasi terkait masa depannya, dengan beberapa klub besar Inggris seperti Chelsea dan Newcastle United dikabarkan mulai memantau situasi sang pelatih. Nama Manchester United juga sempat dikaitkan dengan Iraola seiring pencarian manajer tetap mereka untuk menggantikan Michael Carrick.
Meski demikian, pakar transfer Fabrizio Romano membantah adanya pendekatan resmi dari pihak Setan Merah kepada Iraola untuk saat ini. Menurut Romano, Manchester United masih memberikan kepercayaan penuh kepada Michael Carrick yang ditugaskan memimpin tim hingga akhir musim berjalan.
"Saya belum mengetahui ada pergerakan MU untuk dekati Iraola. Yang pasti, Iraola masih mau lanjut di Premier League," ujar Fabrizio Romano, pakar transfer sepak bola dalam keterangannya yang dilansir dari Detik Sport. Ia menambahkan bahwa manajemen United masih puas dengan kinerja Carrick yang memiliki hubungan baik dengan para pemain.