Umat Islam Amalkan Sepuluh Pintu Rezeki Menurut Al-Qur'an dan Hadis

Umat Islam Amalkan Sepuluh Pintu Rezeki Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Foto: Ilustrasi Umat Islam Amalkan Sepuluh Pintu Rezeki Menurut Al-Qur'an dan Hadis.

Umat Islam dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan spiritual dan sosial sebagai ikhtiar membuka pintu rezeki sebagaimana tercantum dalam tuntunan Al-Qur'an serta hadis yang dirangkum pada Kamis, 16 April 2026.

Konsep rezeki dalam pandangan Islam tidak terbatas pada materi semata, melainkan mencakup aspek lahiriah seperti kesehatan dan aspek batiniah berupa kebahagiaan serta ilmu pengetahuan. Dilansir dari Detikcom, terdapat sepuluh amalan utama yang diyakini dapat memperluas keberkahan hidup seseorang.

Ketakwaan dan ketawakalan menjadi fondasi utama dalam mencari nafkah, merujuk pada Surah At-Talaq yang menjanjikan jalan keluar serta kecukupan bagi hamba yang berserah diri. Selain itu, sikap syukur ditegaskan dalam Surah Ibrahim ayat 7 sebagai kunci penambah nikmat dari Allah SWT.

Amalan lain yang bersifat vertikal adalah memperbanyak istighfar dan dzikir, yang menurut riwayat hadis Ibnu Majah, dapat mendatangkan pertolongan serta kelapangan hidup. Sedekah juga menjadi instrumen penting karena dijanjikan akan dilipatgandakan oleh Sang Pencipta.

Secara sosial, menjalin silaturahmi diakui sebagai cara memperpanjang umur dan meluaskan rezeki bagi pelakunya. Pernikahan serta kehadiran anak juga dipandang sebagai pembuka jalan kesejahteraan, bukan beban ekonomi, merujuk pada pesan dalam Surah An Nur dan Surah Al Isra.

"Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya," ujar kutipan ayat dari Surah An Najm ayat 39 yang menekankan pentingnya ikhtiar nyata seperti berdagang.

Buku Mengetuk Pintu Rezeki karya Irwan Kurniawan menjelaskan bahwa bantuan orang lain saat kita kesulitan juga merupakan bentuk rezeki yang sering tidak disadari oleh manusia.

Artikel terkait

Rekomendasi