Merek fashion internasional Aldo memperkenalkan inovasi terbarunya melalui seri tas ButterLux yang menonjolkan sensasi kelembutan material. Koleksi ini secara resmi diperkenalkan kepada publik di gerai Aldo Grand Indonesia pada Kamis (23/4/26).
Dilansir dari Wolipop, koleksi tas ini menarik perhatian pengunjung karena penggunaan warna-warna pastel yang manis serta tekstur permukaan yang terasa sangat empuk. Visual dari lini ButterLux ini memberikan kesan feminin sekaligus menyenangkan bagi para pemakainya.
Variasi warna yang tersedia didominasi oleh palet lembut seperti kuning pastel dan putih susu yang terinspirasi dari aneka hidangan penutup atau dessert. Beberapa model tas juga dipercantik dengan aksen rantai emas serta aksesori tambahan yang menambah kesan mewah.
Marketing Manager Aldo, Ardhika Setyo, memaparkan bahwa pemilihan nama koleksi ini berkaitan erat dengan pengalaman sensorik saat menyentuh produknya. Nama tersebut merupakan gabungan dari karakteristik material yang lembut dan aspek kemewahan.
"Karena material dari tas-tas yang kami luncurkan ini akan terasa seperti selembut butter. Makanya butter, lux, butter dan luxury. Jadi itu hal-hal yang ingin kita embody di koleksi kali ini," ujarnya.
Meskipun menggunakan berbagai jenis bahan, Aldo tetap mengedepankan kualitas sentuhan pada setiap unit tas. Ardhika menjelaskan bahwa material yang digunakan mencakup kombinasi antara kulit asli dan bahan sintetis bermutu tinggi.
"Ini kita bermacam-macam materialnya, mulai dari leather dan juga ada beberapa yang sintetis. Tapi memang kita ingin, yang terpenting adalah kita ingin create sensation of touch gitu sih," tambah Ardhika.
Inspirasi Desain dari Dunia Kuliner
Konsep kreatif di balik ButterLux ternyata mengambil referensi dari tampilan kue yang menggugah selera. Tim desainer Aldo sengaja memilih skema warna soft untuk menciptakan kesan visual yang serupa dengan tekstur makanan penutup yang fluffy.
"Jadi memang kita heavily inspired dari cake itu sendiri ya. Jadi kalau misalkan kita lihat dari depan, warnanya itu memang kita cari warna-warna yang soft and pastel gitu sih," jelasnya.
Setiap varian warna dalam koleksi ini merepresentasikan identitas kue tertentu untuk memperkuat tema besar yang diusung. Hal ini memberikan nilai keunikan tersendiri bagi konsumen yang menginginkan gaya yang berbeda dari biasanya.
"Misalkan warnanya itu embody kayak strawberry cakes. Terus yang di depan ada yang warna kuning, itu embody kayak cream, yang soft dan fluffy gitu sih," lanjut Ardhika.
Secara keseluruhan, seri ButterLux terdiri dari empat lini utama yang menawarkan beragam pilihan desain dan motif bagi pelanggan. Terkait harga, koleksi tas ini dipasarkan dengan angka yang kompetitif untuk pasar ritel global.
"Untuk range harga kita startnya dari 1 jutaan sih," ungkap Ardhika.