Seekor kerbau di Bangladesh mendadak menjadi pusat perhatian publik karena memiliki kemiripan fisik yang unik dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Fenomena unik ini menjadi perbincangan hangat di media sosial menjelang perayaan Iduladha tahun 2026.
Awalnya, hewan berukuran besar tersebut dipersiapkan untuk dijual sebagai hewan kurban. Namun, rencana tersebut berubah total setelah sosok si kerbau viral dan menarik perhatian masyarakat luas.
Daya Tarik Jambul Pirang yang Ikonik
Hal yang membuat kerbau ini istimewa adalah bagian kepalanya yang memiliki jambul berwarna pirang. Rambut tersebut disisir dengan rapi, sehingga dinilai sangat mirip dengan gaya rambut khas Donald Trump.
Ziauddin Mridha, petani yang memelihara kerbau seberat 680 kilogram tersebut, menjelaskan bahwa pemberian nama "Donald Trump" hanyalah bentuk kasih sayang. Kabar mengenai keunikan fisik kerbau albino ini pun dengan cepat menyebar hingga ke mancanegara.
Berikut adalah profil singkat mengenai kerbau viral tersebut:
- Nama Panggilan: Donald Trump.
- Bobot Tubuh: Mencapai 680 kilogram.
- Lokasi: Kota Narayanganj, dekat Dhaka, Bangladesh.
- Ciri Khas: Memiliki jambul pirang dan sifat yang sangat jinak.
Kerbau ini dilaporkan membutuhkan perawatan yang intensif dan perhatian khusus dari pemiliknya. Selain rutin dimandikan, hewan ini juga dikenal memiliki karakter yang sangat bersahabat dengan manusia.
Intervensi Pemerintah dan Pembatalan Kurban
Karena besarnya minat masyarakat dan alasan keamanan, rencana penyembelihan kerbau ini akhirnya dibatalkan secara resmi. Banyak warga yang berbondong-bondong datang ke peternakan Mridha hanya untuk melihat hewan tersebut secara langsung.
Menteri Dalam Negeri, Salahuddin Ahmed, bahkan mengeluarkan instruksi khusus untuk menyelamatkan kerbau tersebut. Keputusan ini diambil untuk menjaga keamanan serta merespons antusiasme publik yang luar biasa tinggi.
Rincian keputusan terkait nasib kerbau Donald Trump:
| Aspek Keputusan | Keterangan Selengkapnya |
|---|---|
| Status Kurban | Dibatalkan (Tidak jadi disembelih) |
| Nasib Pembeli | Mendapatkan pengembalian dana (refund) secara penuh |
| Lokasi Baru | Dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional di Dhaka |
| Alasan Utama | Faktor keamanan dan tingginya minat masyarakat |
Pihak kementerian menegaskan bahwa pemindahan ke kebun binatang adalah langkah terbaik agar masyarakat tetap bisa melihat hewan unik tersebut. Langkah ini juga diambil untuk memastikan kesejahteraan si kerbau di masa depan.
Bukan Fenomena Pertama
Kemiripan spesies hewan dengan sosok Donald Trump sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi di dunia. Sebelumnya, publik juga sempat dihebohkan dengan kemiripan serupa pada hewan lainnya di berbagai negara.
Beberapa contoh yang pernah viral di antaranya adalah seekor burung pegar emas di China dan ikan kodok di Inggris. Kejadian di Bangladesh ini menambah daftar panjang fenomena unik yang menghubungkan kemiripan alam dengan tokoh politik dunia.